Minggu, 19 April 2026

Berita Video

VIDEO – Kebakaran Pasar Tewaskan Dua warga

Sementara korban meninggal yang kedua yakni Hj Minah, merupakan penjual usus ayam, korban kedua ini diduga meninggal karena kecapaian

Penulis: Nevrianto | Editor: Martinus Wikan
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Warga dan petugas relawan menceburkan diri ke Sungai Karang Mumus saat kebakaran Pasar Segiri. 

Laporan Reporter tribunkaltim.co, Nevrianto

TRIBUNKALTIM.CO. SAMARINDA - Kebakaran hebat melanda kios Pasar Segiri jalan Pahlawan, Kamis (29/10/2015) sekitar pukul 00.30 Wita, mengakibatkan 2 orang tewas dan sedikitnya 3 orang luka-luka.

Korban tewas kebakaran Pasar Segiri dilarikan di RSUD AWS. Korban bernama Ahmad (55) meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit, saat tiba di rumah sakit korban didampingi istri, anak dan cucunya.

(Simak juga: Gila, Ayah Ini Tega Mengunci Anaknya Pada Sebuah Ember )

"Ahmad sudah 1 tahun bertugas sebagai wakar di Pasar Segiri. Saya tau dia meninggal ada  yang mengabari kemudian langsung saja saya ke RSU AWS. Jenazah langsung dibawa kesini (kamar mayat), nggak ke UGD lagi. Dia gak ada riwayat sakit apapun dia cuma pernah sakit kakinya tapi sudah sembuh," kata Hajrah, istri korban saat ditemui di kamar mayat RSUD AW Syahranie.

Sementara korban meninggal yang kedua yakni Hj Minah, merupakan penjual usus ayam, korban kedua ini diduga meninggal karena kecapaian, Seperti yang dikatakan Ketua RT 29 Pasar Segiri, Fattimah Bahran.

Hj Minah meninggal ketika sudah berhasil di seberangkan melalui Sungai Karang Mumus (SKM) menggunakan sampan, tak jauh dari lokasi kebakaran. Diduga, wanita yang sudah berumur sekitar 70 tahun tersebut kelelahan dan memiliki riwayat penyakit jantung, "ujarnya.

Amukan si jago merah diduga berasal dari hubungan arus pendek sebuah kios menjual usus dan jeroan ayam dibagian bawah. Akibatnya kios dibawah Pasar Segiri Grosir dan bangunan rumah yang ditinggali pedagang pasar segiri hangus terbakar.

Berdasarkan Data BPBD Samarinda lokasi kebakaran di jalan Pahlawan RT 26 dan RT 27 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu sebanyak 57 bangunan, 67 Kepala Keluarga (KK) dengan 250 jiwa kehilangan bangunan dan kios pasar.

Jumlah kios terbakar  300 petak. Api baru dapat dipadamkan jam 04.00 WITA,puluhan unit pemadam dikerahkan mulai dari BPBD Samarinda, Pemadam Sukarela  (Balakar) relawan dengan mesin portabel yang berasal dari kota Samarinda dan sekitarnya

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved