Selasa, 14 April 2026

Trans Studio Samarinda

Soal Trans Studio, Gubernur Kembali Merasa Dikecewakan DPRD

Untuk kesekian kalinya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dikecewakan oleh para wakil rakyat di DPRD Kaltim.

Penulis: Rafan Dwinanto |

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Untuk kesekian kalinya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dikecewakan oleh para wakil rakyat di DPRD Kaltim.

Penundaan pengesahan hibah lahan eks Lamin Indah untuk Trans Studio, serta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kaltim oleh DPRD dinilai Awang, sangat tidak beralasan.

Hal ini diungkapkan Awang saat memimpin jalannya rapat koordinasi persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (8/12/2015).

"Saya dapat informasi penundaan paripurna untuk Trans Studio dan RTRW, waktu masih di Bandung. Bayangkan, betapa sakitnya hati saya ini," kata Awang sambil menunjuk dadanya.

Diketahui, semula Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim menjadwalkan paripurna penyerahan hibah lahan, 7 Desember lalu.

Baca: Kemacetan jadi Senjata Baru DPRD Tolak Trans Studio

Namun, belakangan DPRD menghapus agenda paripurna tersebut setelah mendengar pemaparan dari Pusat Kajian Pengembangan Wilayah (PKPW), Universitas Mulawarman, yang menyatakan Trans Studio tidak layak dibangun di eks Hotel Lamin Indah, Jalan Bhayangkara Samarinda.

Kemacetan, menjadi alasan utama tidak layaknya Trans Studio dibangun di lahan seluas 4,1 hektare tersebut. (*)

***

Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved