Selasa, 21 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Madrasah Aliyah se-Balikpapan Perkuat Mutu Pendidikan Melalui Kurikulum Berbasis Cinta

Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kota Balikpapan menggelar workshop implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/Siti Zubaidah
KURIKULUM -  Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan,Masrivani (tengah) bersama panitia Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah Aliyah se-Kota Balikpapan berfoto bersama di Grand Tiga Mustika, menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen meningkatkan mutu pendidikan berbasis nilai kasih sayang, Selasa (14/4/2026) (TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kota Balikpapan menggelar workshop implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diikuti oleh seluruh Madrasah Aliyah se-Kota Balikpapan.

Kegiatan ini berlangsung di Grand Tiga Mustika dan menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai karakter dan kasih sayang, Selasa (14/4/2026). 

Ketua panitia, Hamimal Mustafa Rizki, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh delapan Madrasah Aliyah yang ada di Balikpapan.

Ia mengapresiasi kekompakan para kepala sekolah yang berkomitmen penuh untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, ada delapan Madrasah Aliyah yang terlibat. Semua kepala sekolah sangat kompak dan mengkhususkan waktu untuk kegiatan ini. InsyaAllah kami berharap seluruh peserta dapat aktif mengikuti workshop ini hingga selesai,” ujarnya.

Baca juga: Program Zona Selamat Sekolah di Penajam Paser Utara Masih Minim

Menurutnya, workshop ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas tenaga pendidik, tetapi juga sebagai ruang berbagi pengalaman dalam menerapkan kurikulum yang menekankan pada pendekatan cinta dalam proses pembelajaran.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Kota Balikpapan, Roihanun, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Balikpapan.

“Yang kita undang hari ini adalah seluruh perwakilan untuk sama-sama meningkatkan mutu pendidikan Madrasah Aliyah di Balikpapan. Ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat kualitas pembelajaran yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kurikulum Berbasis Cinta menjadi pendekatan yang relevan dalam dunia pendidikan saat ini, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis antara guru dan siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif.

Peserta yang hadir dalam workshop ini merupakan perwakilan murni dari masing-masing madrasah, terdiri dari kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing setelah mengikuti kegiatan ini.

Workshop ini diisi dengan berbagai materi, diskusi interaktif, serta praktik implementasi kurikulum yang menitikberatkan pada nilai empati, kepedulian, dan pendekatan humanis dalam pendidikan.

Ada sekitar 100 peserta dari seluruh pendidik Madrasah Aliyah Kota Balikpapan. Ini pertama kali KKMA mengadakan kegiatan seperti ini.  

Baca juga: SPPG Polda Kaltim yang Layani 41 Sekolah di Balikpapan Dihentikan Sementara, IPAL Tak Sesuai Standar

KKMA sendiri terdiri dari para kepala madrasah yang berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Balikpapan.

Roihanun berharap workshop ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi bagian dari program berkelanjutan KKMA.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved