Guru PNS Dialihkan ke Provinsi, Honorer Belum Tentu
Sementara, nasib berbeda akan dialami pegawai honorer di sekolah yang belum tentu turut dialihkan ke provinsi.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peralihan personel terbesar akan terjadi di sektor pendidikan, dimana seluruh PNS di Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat akan dialihkan ke Pemprov Kaltim.
Sedangkan di sektor lainnya, pengalihan personel akan disesuaikan dengan kebutuhan instansi teknis yang melayani bidang-bidang tertentu.
“Kalau guru dan perangkat sekolah lainnya pasti beralih (ke provinsi). Tapi misalnya tambang, kita lihat dulu, apa Distamben Kaltim perlu tambahan personil atau tidak. Begitu juga dengan sektor lain,” kata Asisten I Setprov Kaltim, Aji S Fathurahman.
(Baca juga: Dua Kapal Ilegal Fishing Asal Filipina Dibakar Pakai 400 Liter Premium dan Solar)
Sementara, nasib berbeda akan dialami pegawai honorer di sekolah yang belum tentu turut dialihkan ke provinsi.
“Kalau untuk honorer kita lihat lagi. Misalnya, SMA di Long Apari, kalau honorernya tidak kita ambil (alihkan ke provinsi), maka sekolah itu tidak bisa beroperasi. Beda dengan honorer di Samarinda misalnya. Kita akan sangat selektif. Kalau guru yang PNS saja cukup untuk mengurus sekolah itu, mungkin kita tidak alihkan yang honorer,” ungkap Fathur. (*)
***
Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim