Selasa, 28 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Pustakawan dan Pengelola Perpus Antusias Ikut Workshop Jurnalistik, DPK Kaltim Undang 2 Profesional

Pustakawan dan pengelola perpustakaan antusias ikut workshop jurnalistik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim undang 2 profesional.

Kolase Tribun Kaltim / HO DPK Kaltim
WORKSHOP JURNALISTIK - DPK Kaltim gelar workhsop jurnalistik, Kamis (28/8/2025). Pustakawan dan pengelola perpustakaan antusias ikut workshop jurnalistik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim undang 2 profesional, Drs. Syafrudin Pernyata, Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kaltim dan Fachri Mahayupa, editor online Tribun Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kompetensi sumber daya manusia di bidang kehumasan dan publikasi menjadi penting di era keterbukaan informasi saat ini.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Workshop Jurnalistik "Teknik dan Tips Menulis Press Release" di Aula Kadrie Oening, Kantor DPK Kaltim, Kamis 28 Agustus 2025.

Pustakawan dan pengelola perpustakaan Kaltim yang diundang sebagai peserta, tampak antusias mengikuti workshop jurnalistik.

Bagaimana tidak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim dalam workshop tersebut mengundang 2 profesional di bidang kepenulisan dan jurnalistik.

Baca juga: 5 Manfaat Mengambil Gelar Magister Ilmu Perpustakaan: Kunci untuk Membuka Pengetahuan Tanpa Batas

Kegiatan dibuka secara resmi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, diwakili Endang Effendi selaku Kepala Bidang Deposit, Pelestarian, Pengembangan Koleksi, dan Pengolahan Bahan Perpustakaan. 

Workshop ini menghadirkan dua narasumber profesional, yaitu Drs. Syafrudin Pernyata, pegiat literasi, sastrawan dan Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kaltim.

Kemudian Muhammad Fachri Ramadani alias Fachri Mahayupa, profesional yang sudah malang melintang di dunia jurnalistik selama belasan tahun, yang kini merupakan editor online media ternama di Kalimantan Timur; Tribun Kaltim.

Peserta workshop terdiri dari pustakawan dan pengelola perpustakaan di lingkungan DPK Kaltim, serta perwakilan dari berbagai komunitas literasi seperti Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kaltim, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), dan forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM).

Endang Effendi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta.

Baca juga: Sering Kebanjiran, Perpustakaan Daerah Bakal Pindah ke Eks Bandara Temindung Samarinda

Ia menekankan bahwa kemampuan menulis bagi pustakawan sangat krusial, bukan sekadar aktivitas dokumentasi, melainkan bagian dari tanggung jawab literasi dan publikasi. 

"Peningkatan keterampilan jurnalistik ini akan mendukung transparansi dan akuntabilitas program perpustakaan, di mana rilis kegiatan dapat disebarkan secara informatif dan menarik melalui situs resmi maupun media sosial DPK Kaltim," jelasnya.

Lebih lanjut, dalam laporan kepanitiaan yang disampaikan oleh Marthen Rumana, S.Sos, Pustakawan Ahli Madya DPK Kaltim, disebutkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membekali para peserta dengan pemahaman dasar jurnalistik dan teknik penulisan press release yang baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik.

Selama workshop, kedua narasumber memaparkan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis rilis berita yang menarik, serta tips praktis agar informasi dapat layak tayang di media massa.

Sesi ini juga dilengkapi dengan praktik langsung penulisan rilis berita berbasis kegiatan perpustakaan, yang memberikan pengalaman nyata bagi para peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mempromosikan dan menginformasikan setiap kegiatan perpustakaan secara efektif, sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih luas. (Tribun Kaltim/Andri Pranata)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved