Munaslub Partai Golkar

Mahyudin, Figur Pertama yang Deklarasi Jadi Calon Ketua Umum Golkar

"Saya Mahyudin mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketum Partai Golkar. Mohon doa dan dukungan," kata Mahyudin

Ihsanuddin / Kompas.com
Mahyudin mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu 

TRIBUNKALTIM.CO - Mahyudin mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Golongan Karya, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (13/2/2016) malam.

Dia menjadi politisi Golkar pertama yang secara resmi telah mendeklarasikan diri untuk bersaing dalam Musyawarah Nasional rekonsiliasi yang akan segera digelar.

"Saya Mahyudin mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketum Partai Golkar. Mohon doa dan dukungan," kata Mahyudin.

Deklarasi Mahyudin dilakukan dihadapan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar tingkat I (provinsi) dan II (kabupaten/kota) dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. 

Selain deklarasi, acara ini juga dimaksudkan untuk melakukan silaturahmi dan konsolidasi. 

Mahyudin mengaku memilih Kalimantan Selatan sebagai lokasi deklarasi karena merupakan provinsi kelahirannya.

(Baca juga: Para Wanita Muda Ini Ubah Perayaan Valentine Jadi Gerakan Hari Tutup Aurat)

Mahyudin juga optimistis akan didukung oleh para pengurus DPD I dan DPD II se-Kalimantan.

"Kalau ada pelita, buat apa beli lilin. Kalau ada orang kita, buat apa pilih yang lain," ujar Ketua DPP Golkar bidang Organisasi dan Daerah ini.

Mahyudin mengaku optimis bersaing di Munas Golkar karena memiliki pengalaman panjang di partai berlambang pohon beringin itu, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pengurus pusat.

Mahyudin juga menilai pengalamannya yang panjang di pemerintahan, mulai dari Bupati Kutai Timur hingga menjadi Wakil Ketua MPR RI.

"Saya wajib menggelar acara malam ini, nanti Allah swt yang menentukan seperti apa," ujarnya.

Selain Mahyudin, saat ini sudah ada calon lain yang sudah menyatakan siap bertarung dalam Munas, seperti Idrus Marham, Aziz Syamsuddin dan Ade Komarudin, dan Roem Kono. Namun, belum ada yang mendeklarasikan diri secara resmi.

Munas Golkar akan digelar dibawah kepengurusan DPP hasil Munas Riau demi persatuan antara kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono yang selama satu tahun lebih berkonflik. 

Baik Aburizal dan Agung sudah sepakat untuk tidak maju lagi dalam kontestasi Munas tersebut. Panitia Munas rencananya akan dibentuk akhir Februari 2016. (Kompas.com)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 70 Ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co, Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video YoutubeTribunKaltim




Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved