Lantai Sekolah Jebol, Guru Mengajar Sebulan Sekali lantaran Transport Mahal

Kondisi fisik bangunan SDN 04 bilial memprihatinkan, hampir seluruh lantainya jebol. Kondisi ini membahayakan siswa yang hendak belajar.

Lantai Sekolah Jebol, Guru Mengajar Sebulan Sekali lantaran Transport Mahal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALI ANSHORI
Bupati Kayong Utara Hildi Hamid bersama warga saat meninjau sekolah SDN bilial di kepualauan terluar dusun Serutu desa Betok kecamatan Kepulauan Katimata (10/4/2016). Bupati berjanji akan memerbaiki sekolah tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO, KAYONG UTARA - Kondisi fisik bangunan SDN 04 bilial memprihatinkan, hampir seluruh lantainya jebol. Kondisi ini membahayakan siswa yang hendak belajar.

Warga Kepulauan Serutu Dusun Serutu, Desa Betok, Kecamatan Kepulauan Karimata berharap ada bantuan untuk memerbaiki kondisi bangunan sekolah.

Hal tersebut disampaikan guru bantu di SDN 04 bilial saat menerima kunjungan kerja Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid dan Sekda, serta rombongan, Minggu (10/4/2016).

“Ya beginilah pak kondisi sekolah kami, lantainya banyak yang jebol, rusak semuanya, sudah lama ini tidak pernah diperbaiki,” kata Harbiah di hadapan Bupati Hildi dan Sekda Kayong Utara.

BACA JUGA: Penetapan Biaya Tinggi untuk Sekolah Internasional Sah-sah Saja

Dia mengatakan ada dua ruang belajar untuk sekolah tersebut, dengan jumlah siswa mencapai belasan. Namun karena kondisinya rusak terpaksa hanya satu ruang kelas saja yang dipergunakan secara bergantian.

“Habis satu ruangan lagi kondisinya sudah rusak parah, jadi tidak bisa kalau dipaksakan, kita belajar secara bergantian,” katanya.

Selain itu kata Harbiah, kepala sekolah atau guru yang bertugas di pulau terluar di Karimata itu juga jarang sekali berada di tempat, paling hanya satu bulan sekali datang dan mengajar.

BACA JUGA: Di Sekolah Internasional Ini, Guru Dilarang Terima Hadiah

Dengan alasan biaya transportasi yang mahal dan sulit.

“Sebenarnya semangat belajar anak-anak sini ada, namun karena gurunya jarang datang makanya anak-anak juga menjadi malas sekolah,” katanya. (Tribun Pontianak/Ali Anshori)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved