Pertamina Tegaskan Total Tak Boleh Alihkan Pengerjaan di Blok Mahakam Pada Pihak Ketiga

perjanjian tersebut akan diatur bahwa TEPI bisa melakukan pekerjaan di Blok Mahakam dengan dana yang ditanamkan oleh Pertamina.

(Hand out/Total E&P Indonesie)
Anjungan Lepas Pantai Jempang Metulang (JM1) di Lapangan South Mahaham, di Blok Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur mulai memproduksi gas dan kondensat sejak Jumat (10/7/2015). Tampak Rig Hakuryu 10, alat dioperasikan Total E&P Indonesie, sedang mengebor di Platform Jempang Metulang Blok Mahakam. (Hand out/Total E&P Indonesie). 

TRIBUNKALTIM.CO - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto menuturkan, saat ini perusahaan pelat merah di bidang energi itu tengah menyusun “Service Agreement” dengan Total E&P Indonesie (TEPI).

Perjanjian ini akan melengkapi dua payung hukum lain, agar Pertamina bisa berinvestasi di Blok Mahakam Kalimantan Timur lebih awal, namun investasi itu tetap dikerjakan oleh TEPI.

“Pertamina dengan TEPI, kami akan ada “Service Agreement”,” kata Dwi ditemui usai menerima penghargaan keselamatan migas di Nusa Dua, Bali, Rabu malam (24/8/2016).

baca juga : Ini Dia Nama Perusahaan Patungan Dua Daerah yang Akan Kelola Blok Mahakam

Dalam perjanjian tersebut akan diatur bahwa TEPI bisa melakukan pekerjaan di Blok Mahakam dengan dana yang ditanamkan oleh Pertamina. Rencananya, Pertamina akan mengucurkan dana sebesar 1,5 miliar dollar AS pada kuartal II 2017.

Penanaman modal yang lebih awal dari jadwal resmi pengalihan hak kelola Mahakam, yakni 1 Januari 2018 ini, dimaksudkan untuk menjaga agar produksi Mahakam tak turun drastis. Dwi mengatakan, perjanjian jasa akan disusun hati-hati.

“Jangan sampai nanti di prosesnya, Pertamina menugaskan ke TEPI, kemudian TEPI menugaskan ke pihak lain. Sebab kalau perusahaan lain yang mengerjakan, ada pajak lagi di situ. Jadi dobel-dobel,” imbuh dia.

Sementara itu ketika ditanyakan pembagian hasil produksi paruh kedua 2017, Dwi menuturkan hal itu termasuk yang akan dibahas dalam “Service Agreement” dengan TEPI.

baca juga : Wow, Ini Dia Besaran Investasi TEPI di Blok Mahakam Tahun 2016

Namun, kecil kemungkinan produksi akan keluar langsung pada kuartal II 2017. “Asumsinya kan ngebor di 2017, tetapi menghasilkannya di 2018. Kan tidak bisa ngebor, langsung keluar. Sebenarnya kami memulai di kuartal II 2017 itu dengan keyakinan produksi (terjaga) di 2018. Makanya, sangat kecil (kami kira), keluar di 2017,” ujar Dwi. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved