Upaya Bom Bunuh Diri

Pembawa Bom Terinspirasi Petinggi ISIS, Ada Tulisan I Love Al-Baghdadi di Ranselnya

Ia diduga melakukan teror karena terinspirasi salah satu tokoh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Abu Bakr Al-Baghdadi dari internet.

Editor: Amalia Husnul A
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Personel Brimob berjaga di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Yosep pascaperistiwa teror bom di lokasi tersebut, Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/8/2016). Polisi menangkap satu orang laki-laki yang mencoba melakukan bom bunuh diri di dalam Gereja Katolik Stasi Santo Yosep. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pelaku percobaan bom bunuh diri di Gereja Stasi Santo Yosep, Medan, IAH (18), diduga tidak terkait dengan jaringan teroris manapun.

Ia diduga melakukan teror karena terinspirasi salah satu tokoh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Abu Bakr Al-Baghdadi dari internet.

"Hasil pendalaman aparat keamanan, dia tak masuk ke jaringan teroris. Solo karir ya, dia terobsesi dari internet," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Wiranto mengatakan, hal ini diketahui setelah aparat keamanan menemukan tulisan "I love Al Baghdadi" di ransel yang digunakan IAH untuk membawa bom rakitan.

Dari telepon genggam pelaku, aparat menemukan bahwa IAH juga kerap menonton video yang terkait dengan ajaran ISIS.


Abu Bakr al-Baghdadi, pendiri dan pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). (Forbes)

Demikian pula dari komputer yang sering digunakan IAH di warnet milik kakaknya.

"Kakaknya punya warnet. Sehari-hari dia aktif di warnet itu," ujar Wiranto.

Percobaan bom bunuh diri terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Medan, Minggu (28/8/2016) pagi. Saat pastor hendak menyampaikan khotbah di depan mimbar, tiba-tiba pelaku berjalan ke arahnya sambil menghunus pisau.

Saat itu, pelaku membawa tas ransel di punggungnya. Saksi melihat ada percikan api keluar dari dalam tas dan mulai membakar pelaku.

Pastor pun menghindar menyelamatkan diri bersama jemaat yang panik. Namun, pastor sempat terkena sayatan benda tajam di lengan kirinya. (Kompas.com-Ihsanuddin/Tribunnews-Imanuel Nicolas Manafe)

***
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim



Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved