Ajarkan Murid PAUD Kelola Sampah Lewat Dongeng
Sementara, Walikota Samarinda Syaharie Jaang, mengatakan, kegiatan semacam ini bertujuan menanamkan sikap disiplin dan peduli kebersihan pada anak.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pendidikan peduli lingkungan sejak dini kepada anak bisa disampaikan dengan berbagai cara.
Seperti yang dilakukan Kampung Dongeng Etam, di Aula Rumah Jabatan Walikota Samarinda, Kamis (23/2/2017).
Ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) antusias menyaksikan dongeng bertema sampah.
Terlebih, dongeng tersebut disampaikan dengan boneka peraga.
Bunda PAUD Samarinda, Puji Setyowati, pun ikut memberikan penjelasan kepada anak PAUD.
Menurut Puji, tong sampah akan menangis jika tidak diberi makan. Makanannya yakni plastik atau sisa bungkus makanan.
"Bungkus kue dibuang di tong sampah ya. Jangan sampai tong sampahnya nangis," kata Puji.
Puji berharap, kegiatan pendidikan usia dini ini bisa terus dilakukan dengan berbagai media.
"Tidak hanya melalui pergelaran, tapi bisa juga via radio," katanya.
Sementara, Walikota Samarinda Syaharie Jaang, mengatakan, kegiatan semacam ini bertujuan menanamkan sikap disiplin dan peduli kebersihan pada anak.
"Generasi penerus bangsa sejak dini diajarkan disiplin dan peduli terhadap kebersihan di lingkungan sekolah dan lingkungan rumahnya. Sehingga sudah terbiasa memungut sampah untuk dibuang ke tempat sampah," ucap Jaang, yang membuka pergelaran dongeng tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/belajar-dari-dongeng_20170223_221502.jpg)