TribunKaltim/

Rita Widyasari tak Akan Lantik Rahmad Mas'ud Jika tak Penuhi Komitmen

Rita bahkan mengatakan tidak akan melantik Rahmad Masud sebagai ketua bila komitmen tersebut tidak dilaksanakan.

Rita Widyasari tak Akan Lantik Rahmad Mas'ud Jika tak Penuhi Komitmen
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ALIDONA
Ketua DPD I Rita Widyasari sekaligus Bupati Kutai kartanegara saat menghadiri musda Golkar di Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rahmad Masud terpilih secara Aklamasi untuk memimpin Partai Golkar Balikpapan.

Di balik terpilihnya, Rahmad Mas'ud harus memenuhi komitmen akan mundur setelah 7 hari terpilihnya apabila Abdul Gafur Mas’ud (AGM) tidak mengundurkan diri dari partai yang dipimpinnya yakni DPC Partai Demokrat Kota Balikpapan.

Rita bahkan mengatakan tidak akan melantik Rahmad Masud sebagai ketua bila komitmen tersebut tidak dilaksanakan.

“Jadi pada hari ini sudah deal bisa dilihat hasilnya dan mudah-mudahan kita juga ada komitmen setelah ini karena ada beberapa syarat syarat yang diajukan untuk Pak Rahmat dan untuk Pak Rahmat kita tunggu 8 hari dari sekarang, ya salah satunya itu ada beberapa hal, Pak Rahmad kan dapat deskresi yang juga harus dipenuhi, kalau tidak di kalau tidak mundur, ya saya tidak melantik, yang tanda tangan SK-nya saya, dan  yang melantik saya,” katanya.

Baca: BREAKING NEWS - Sah! Rahmad Masud Pimpin DPD II Golkar Balikpapan

Baca: Kandidat Ketua Golkar Kota Balikpapan Ini Optimis, Abdulloh: Semua Serba Mungkin

Disebutkannya, adanya komitmen tersebut dikarenakan di dalam AD ART dan Petunjuk Pelaksana dalam pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah ada persyaratan dalam tahap pencalonan bahwa tidak ada suami atau istri termasuk keluarga sedarah yang menjadi pengurus partai politik lain.

Salah satu diantaranya harus menyatakan mundur dari kepengurusan.

Menanggapi aksi keluar dari ruangan Musyawarah Daerah yang dilakukan Abdulloh, Rita mengaku memakluminya. Rita menyampaikan bahwa sebelumya Abdullah telah melapor kepada dirinya dan mengondisikan PTK.

“Intinya kita bisa memahami jiwa beliau, beliau ini kan kader berapa puluh tahun di Golkar Dari awal, saya sendiri juga terharu dengan kebesaran hati Pak Abdullao. Kita juga bisa memahami Kenapa beliau keluar pasti beliau sedih tapi beliau sudah menyampaikan kepada saya kepada demi Partai Golkar beliau bersedia, “ katanya. (*)

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help