TribunKaltim/

Terpilih Jadi Sekjen Abdulloh Legowo, Ia Berharap Rahmad Mas'ud Penuhi Komitmennya

Pihaknya mengungkapkan sebagai kader Partai Golkar, dirinya menyatakan siap menjalankan perintah partai yang diberikan kepadanya.

Terpilih Jadi Sekjen Abdulloh Legowo,  Ia Berharap Rahmad Mas'ud Penuhi Komitmennya
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ALIDONA
Salah satu kandidat kuat yakni Abdulloh sekaligus Ketua DPRD Kota Balikpapan yang meninggalkan Ruang Rapat Musda saat penyampaian Perwakilan PTK yakni Andi Arif Agung dimana Memilih Rahmad Masud terpilih Ketua Gilkar Periode 2017-2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Salah satu kandidat Ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan, Abdulloh, legowo menerima keputusan aklamasi terpilihnya Rahmad Masud sebagai ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan.

Pihaknya mengungkapkan sebagai kader Partai Golkar, dirinya menyatakan siap menjalankan perintah partai yang diberikan kepadanya.

“Sebagai kader Golkar siap menjalankan perintah partai apa pun harus diberikan penugasan yang diberikan kepada saya, saya siap ditugaskan sebagai kader partai di mana pun kemudian namanya petugas partai harus siap dengan tugas demi kebesaran partai termasuk jabatan apa pun, tidak ada jabatan juga tidak apa-apa demi kebesaran partai,” katanya. 

Berdasarkan pantauan Tribun di lapangan, pada saat pemilik hak suara menyampaikan pilihannya secara aklamasi yang disampaikan oleh Andi Arif Agung, Abdulloh meninggalkan ruangan Musda hingga berakhirnya acara . Namun saat dikonfimasi, Abdulloh, mengaku keluar karena hendak ke toilet.

Baca: BREAKING NEWS - Sah! Rahmad Masud Pimpin DPD II Golkar Balikpapan

Baca: Kandidat Ketua Golkar Kota Balikpapan Ini Optimis, Abdulloh: Semua Serba Mungkin

“Keluar tadi mau ke toilet,  gak ada tujuan apa-apa keluar tadi, “ katanya.

Dia menyampaikan, ia mengaku menerima keputusan dan meminta Rahmad dapat memenuhi komitmennya untuk mundur jika dalam waktu 7 hari, adiknya, Abdul Ghafur Masud tidak mengundurkan diri dari partai Demokrat maka wajib mundur dari Golkar.  

“Itu tetap komitmen itu aja jadi makanya saya mau, jadi kita tunggu komitmen seminggu ini. Kami sudah sepakat duluan demi kelancaran acara Musda ini, biar Pak Kapolres Intel nggak repot, maka saya meluaskan Itu demi keamanan bersama, demi Kota Balikpapan yang sejuk damai, jadi komitmen itu tetap ada, dalam waktu 7 hari komitmen itu yang akan saya pantau dan saya berhak sebagai kader, Saya tidak mau, dizalimi karena bukti legalitas semuanya ada,” katanya.  (*)

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help