Pemkot Balikpapan Waspada Bencana Longsor dan Angin Puting Beliung
Curah hujan tinggi belakangan ini serta beberapa kejadian yang acap kali terjadi di Balikpapan membuat pemerintah waspada dengan bencana tersebut.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan melalui Asisten I Setdakot Balikpapan Syaiful Bachri mengatakan memberi atensi kepada bencana longsor, banjir dan angin puting beliung di sisa tahun 2017.
Menurutnya, curah hujan tinggi belakangan ini serta beberapa kejadian yang acap kali terjadi di Balikpapan membuat pemerintah waspada dengan bencana tersebut.
"Kita hadapi sekarang, ya musibah tanah longsor. Kalau banjir tergantung, kalau air laut pasang kota ini banjir, tapi tak seperti kota lain yang berminggu-minggu. Prinsipnya semua kita waspadai. Apalagi banjir, longsor puting beliung, sering terjadi di Balikpapan," ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (26/4/2017).
Pihaknya meminta agar BPBD Balikpapan siaga menghadapi bencana alam tersebut.
Peningkatan kemampuan petugas atau relawan potensi darurat dirasa perlu diperhatikan.
"BPBD sudah punya program meningkatkan kemampuan anggotanya. Latihan-latihan penggunaan alat pemadam di masing instansi. Memang BPBD yang jadi leading sektor soal itu. Sudah dilakukan, namun mungkin volume kegiatannya yang perlu ditambah," serunya.
Lanjut Bahri, masyarakat saat ini tak perlu khawatir menghadapi bencana jika para relawan dan petugas kebencanaan memiliki kewaspadaan tinggi.
Apalagi saat ini panggilan darurat 112 bisa digunakan langsung masyarakat dimanapun dan kapanpun di Balikpapan.
Biasanya penanggulangan bencana bermasalah perkara pemanggilan.
Kini petugas potensi darurat bencana bisa quick respons saat terjadi musibah atau bencana.
"Panggilan darurat 112. Ada kejadian gunakan itu. Itu langsung conect ke mereka. Tak ada lagi yang kita khawatirkan," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/simulasi-bencana-kebakaran_20170426_161340.jpg)