TribunKaltim/

Kesehatan Seks

Setelah Punya Anak, Gairah Bercinta Mulai Hilang?

Ada banyak hal tentang seks setelah memiliki anak yang bisa didekati dengan sudut pandang berbeda.

Setelah Punya Anak, Gairah Bercinta Mulai Hilang?
JackF
Kedapatan sedang bercinta 

TRIBUNKALTIM.CO -- Mitos soal tiada atau kurangnya hubungan seks setelah pasangan memiliki anak seringkali dilontarkan pada para ayah baru.

“Say good bye to sex”, kata orang-orang. Kamu akan sulit mencari waktu untuk bercinta.

Kalaupun ada waktu, tenaga sudah habis karena mengurus anak. Bahkan bila sempat, kegiatan itu akan sering terputus karena anak terbangun atau hal-hal lain.

Meskipun hal-hal itu dirasa wajar dan menjadi pengetahuan umum, namun tidak semuanya benar.

Ada banyak hal tentang seks setelah memiliki anak yang bisa didekati dengan sudut pandang berbeda. Inilah 5 anggapan soal seks setelah menjadi ayah, dan bagaimana menghadapinya:

Hubungan seks penting untuk orangtua

Memiliki anak membuat para orangtua terbagi perhatiannya dan tidak lagi memprioritaskan pasangan. Oleh karenanya ada anggapan bahwa kita harus selalu melakukan hubungan seks agar kemesraan tetap ada.

Faktanya, meskipun bercinta akan memberi kehangatan, namun penelitian menunjukkan bahwa hubungan seks bukanlah faktor utama yang menentukan rasa kebersamaan dan kedekatan dengan pasangan. Kedekatan akan lebih terbentuk lewat erotisisme.

Apakah bedanya? Psikoterapis Esther Perel menyebutkan bahwa erotisime lebih terkait pada perhatian, sentuhan, atau kejutan-kejutan pada pasangan.

Menurutnya, ketika pasangan mulai saling menumbuhkan rasa sayang dan ketertarikan satu sama lain seperti halnya mereka menyayangi anaknya, sikapnya pun akan berubah.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help