Kesehatan

Ternyata Bukan Uang dan Barang Berharga yang Membuat Kita Bahagia

Ketika melakukan itu, mereka mengalami rasa kepuasan yang lebih besar dan lebih bahagia saat hari itu.

Ternyata Bukan Uang dan Barang Berharga yang Membuat Kita Bahagia
thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Uang memang tak bisa membeli cinta—tapi bisa membelikan Anda waktu untuk menikmati hidup.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa orang-orang yang membayar pekerja untuk melakukan pekerjaan yang mengganggu dan menghabiskan begitu banyak waktu cenderung lebih bahagia.

"Uang bisa membeli kebahagiaan jika Anda ‘menghabiskannya’ dengan benar," kata profesor psikologi Universitas British Columbia, Elizabeth Dunn, salah satu peneliti dalam studi ini.

Dalam penelitian tersebut, lebih dari 6.000 orang di empat negara diberi tambahan uang 40 US dollar per pekan selama dua minggu.

Pada pekan pertama, para peserta diminta untuk membeli barang-barang material.

Baca: Tubuh Cristiano Ronaldo Bersih dari Tato, Ternyata Ada Alasan Mulia Dibaliknya

Pekan kedua, mereka diminta untuk menghemat waktu dengan dengan membayar seseorang untuk melakukan tugas harian yang mereka anggap membosankan.

Pada akhirnya, orang mengatakan bahwa mereka mendapatkan lebih banyak kebahagiaan dengan menghemat waktu berharga daripada membeli lebih banyak barang, tidak peduli betapa bagusnya barang itu.

Peneliti, Ashley Whillans, dari Harvard Business School, mengatakan membayar seseorang untuk mengerjakan sesuatu yang membosankan dan tidak disukai adalah cara tepat mencapai kebahagiaan.

Ketika melakukan itu, mereka mengalami rasa kepuasan yang lebih besar  dan lebih bahagia saat hari itu.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved