Video Eksklusif
VIDEO EKSKLUSIF Ternyata 12 Gedung Kampus Universitas Mulawarman Mangkrak
Sejak dibangun melalui dana APBD Kaltim kemudian dilakukan penyerahan aset ke Kemenristek Dikti, masih ada 12 gedung mangkrak di Unmul yang sampai
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Berstatus akreditasi A, Universitas Mulawarman masih memiliki pekerjaan rumah yang belum selesai.
Apalagi ditambah keinginan Unmul untuk menjadi World Class University di 2032 mendatang.
Sejak dibangun melalui dana APBD Kaltim kemudian dilakukan penyerahan aset ke Kemenristek Dikti, masih ada 12 gedung mangkrak di Unmul yang sampai kini terlihat tak terurus.
Baca: Marquez Kokoh di Puncak Klasemen, Valentino Rossi Berhasil Dulang Poin
Penjelasan terkait asal muasal gedung mangkrak di Unmul kemudian Tribun konfirmasi kepada dua orang berbeda, Rektor Unmul, Masjaya, dan Wakil Rektot IV, Bohari Yusuf, saat ditemui di waktu berbeda.
Baca: Apa Kabar Rekomendsi Pasangan Cagub Kaltim DPP PDIP?
Awalnya, pembangunan melalui dana APBD Kaltim. Namun, ditengah jalan, adanya perpindahan kewenangan pendidikan, membuat gedung kemudian diserahkan ke Kemenristek Dikti Tahun 2015.
Baca: Duh, di Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat Ada 43 Izin Pertambangan dan HTI
Baca: Usut Dana Hibah, Pidsus Kubar Periksa Kabid Perpustakaan dan Pemilik Toko Bangunan
Baca: Menyingkap Pola Kerja Lelang Perawan di Situs Nikahsirri.com
"Tahun 2015 diserahkan ke Kementerian. Termasuk di Banggris, dan Balai Bahasa di Jalan Flores. Flores. Yang belum hanya di (Jalan) Pahlawan," ucap Bohari Yusuf, WR IV Unmul.
Imbas dari perpindahan pengelolaan ini, membuat Unmul hanya bisa berharap banyak sumber dana dari APBN per tahun.
Untuk bisa mendapatkan dana dari APBN tersebut, sudah ada langkah yang dilakukan.
Audit BPKP itu baru saja dilakukan, dan kemudian dapat angka kebutuhan sekitar Rp 300miliar.