Pemadaman Listrik Kerap Terjadi Tiba-tiba di Luar Jadwal
Gangguan tiga unit mesin PLTMG mengakibatkan berkurangnya pasokan daya listrik. Kami jadwalkan pemadaman pada siang dan malam
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Berau, Rayon Nunukan meningkatkan frekuensi pemadaman listrik yang semula hanya tiga jam menjadi enam jam. Selain itu, pemadaman yang semula dibagi menjadi enam grup, sejak Kamis (28/9) menciut menjadi tiga grup.
Manajer PT PLN Persero Rayon Nunukan, Nur Hidayat mengatakan, pemadaman harus dilakukan karena tiga unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sebaung hingga kini kondisinya belum stabil untuk menyuplai kebutuhan listrik di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik.
Dia memperkirakan, jadwal pemadaman ini berlangsung hingga 4 Oktober mendatang. Pemadaman sebelumnya dilakukan sejak Minggu (17/9).
"Gangguan tiga unit mesin PLTMG mengakibatkan berkurangnya pasokan daya listrik. Kami jadwalkan pemadaman pada siang dan malam," ujarnya.
Selain yang telah dijadwalkan, pemadaman juga kerap terjadi secara tiba-tiba diluar giliran. Hidayat mengatakan, jadwal dan lokasi pengurangan beban sewaktu-waktu dapat berubah tergantung kondisi pembangkit, jaringan dan kondisi cuaca pada waktu itu.
"Apabila terdapat pengurangan beban listrik diluar jadwal tertera, maka hal tersebut karena force majeur atau gangguan yang tidak dapat diprediksi," katanya.
"Waktu pemadaman hingga enam jam dan diperkirakan pemadaman ini akan berlangsung sampai bulan depan," ujarnya.
Hidayat mengaku, pihaknya terus berupaya mengatasi krisis listrik di Pulau Nunukan. Selain melakukan perbaikan terhadap mesin yang mengalami kerusakan, upaya menambah suplai daya listrik dilakukan dengan mendatangkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).
"PLTD 6,1 mega watt jika tidak ada kendala akan datang bulan depan. Kita berharap masyarakat bisa bersabar dan juga mengerti terhadap kondisi PLN Nunukan saat ini," ujarnya.
Selain suplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sungai Bilal, kebutuhan listrik warga di Pulau Nunukan dipasok dari PLTMG Sebaung.
Daya listrik dari PLTMG Sebaung disalurkan ke Pulau Nunukan melalui kabel listrik bawah laut dan jaringan SUTM 20 kpa sepanjang 15 kilometer. Sementara dari Pulau Nunukan menuju Pulau Sebatik terpasang kabel jaringan SUTM dan kabel bawah laut sepanjang 3,5 kilometer. Dalam keadaan normal PLTMG Sebaung bisa menyuplai daya hingga 8 megawatt untuk kebutuhan di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik. (*)
PEMBAGIAN GRUP PEMADAMAN BERGILIR
WILAYAH A
* Jalan Bhayangkara
* Jalan Tawakal
* Jalan Pasir Putih
* Jalan Ahmad Yani
* Jalan Pendidikan
* Jalan Radio
* Jalan RE Martadinata,
* Jalan Pasar Baru
* Jalan Pelabuhan Lama
* Jalan Hasanuddin
* Jalan Iskandar Muda
* Hotel Laura
* Jalan Gang SMP
* Jalan Sanusi
* Telkom
* Jalan Ahmad Yani
* Jalan Yos Sudarso
* Jalan Tanjung
* Jalan Sungai Mantri
* Jalan Tanah Merah
* Jalan Bahari
* BNI Cabang Nunukan
* Jalan Sungai Bilal
* Jalan Sungai Fatimah
* Jalan Binusan.
WILAYAH B
* Jalan Rimba
* Jalan Pongtiku
* Bukit Cinta
* Jalan Teuku Umar
* Jalan Pesantren
* Jalan Pangeran Antasari
* Jalan Angkasa
* Jalan Selisun Pantai
* Jalan Pesantren Hidayatullah
* Jalan Ujang Dewa
* Jalan Sedadap
* Kantor Bupati
* Kantor DPRD
* Jalan Rusunawa
* Jalan Simpang Kadir
* Jalan Selisun
* Jalan Mambunut
* Jalan Kampung Baru
* Jalan Sungai Jepun
* Jalan Panamas
* Jalan Tanjung Harapan
* Jalan Mansapa
* Jalan Mamolok
* Jalan Sungai Lancang.
WILAYAH C
* Jalan Iskandar Muda
* Jalan TVRI
* Jalan Persemaian
* Jalan Sutanto
* Jalan Pembangunan
* Jalan Gang Delima
* BPD
* Hotel Lenflin
* Jalan Manunggal Bhakti
* Jalan TVRI
* Jalan Pelabuhan Baru
* Jalan Borneo
* Jalan Pelabuhan Baru Dalam
* Jalan Lumba Lumba. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/faridil-wabup-nunukan-tinjau-pembangkit-listrik_20170615_195202.jpg)