TribunKaltim/

Korupsi KTP Elektronik

Beri Kesempatan Setnov Ajukan Praperadilan, Basaria Panjaitan Yakin KPK Menang

Menurut dia, tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan SN dan penasehat hukum untuk mengalahkan KPK.

Beri Kesempatan Setnov Ajukan Praperadilan, Basaria Panjaitan Yakin KPK Menang
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, mempersilakan tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto alias SN menempuh upaya hukum praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dia merasa optimistis memenangkan praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Kusno itu.

Menurut dia, tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan SN dan penasehat hukum untuk mengalahkan KPK.

"Kalau praperadilan silahkan saja, karena kami yakin pasti menang pasti tidak ada celah untuk KPK kalah di praperadilan itu,"ujar Basaria ditemui di acara Seminar Peran Aktif Perguruan Tinggi Dalam Mengawal Pemberantasan Korupsi di Hotel Ciputra, Kamis (7/12/2017).

Ini merupakan praperadilan kedua yang diajukan SN di PN Jakarta Selatan.

Baca: Hakim Kasus Novanto Tegaskan Praperadilan Gugur Setelah Dakwaan Dibacakan

Di praperadilan pertama sidang dipimpin hakim tunggal, Cepi Iskandar.

Ketika itu, SN lolos dari status tersangka setelah hakim memutus menerima gugatan itu.

Saat ini, pihak KPK sudah menuntaskan tugas menyelesaikan berkas hingga dinyatakan lengkap atau P21.

Baca: Siapa Saja yang Diuntungkan dalam Proyek E-KTP? KPK Akan Buka-bukaan!

Dengan alasan menghormati panggilan hakim, meskipun sudah menyelesaikan berkas, komisi anti rasuah itu tetap memberikan kesempatan kepada SN melakukan upaya praperadilan.

Namun, dia tidak mau menjawab saat ditanya apakah mempercepat proses pemberkasan dan melimpahkan berkas termasuk bagian dari strategi KPK menghadapi praperadilan SN.

Baca: Suka Bicara Blak-blakan, Bagaimana Nanti Sikap Meghan Markle Jadi Anggota Keluarga Kerajaan?

"Kami yakin untuk itu. Kami yakin pasti menang kalau ini diteruskan. Mudah-mudahan tidak diteruskan. Strategi atau tidak strategi tidak perlu saya jawab ya yang pasti berkas sudah mencukupi untuk apa ditahan tahan langsung kami berikan," ujarnya. (Tribunnews/Glery Lazuardi)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help