Jumat, 24 April 2026

Sudah Jalan Sih, tapi BBM Satu Harga Stoknya Terbatas

Di berbagai titik pengoperasian, masyarakat menikmati harga yang sama dengan wilayah lain di Indonesia.

Editor: Amalia Husnul A
KOMPAS.COM/ HADI MAULANA
Suasana SPBU Satu Harga usai diresmikan Pertmina Didesa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Pulau Terluar. Tidak saja BBM satu harga yang diberikan pertamina, dalam waktu dekat tabung gas LPG 3 KG juga akan disalurkan di pulau terluar ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Program BBM Satu Harga di Papua disebut sudah berjalan baik.

Di berbagai titik pengoperasian, masyarakat menikmati harga yang sama dengan wilayah lain di Indonesia.

“Progam Pak Jokowi ini sudah bagus dan dijalankan dengan baik oleh Pertamina.

Masyarakat sudah menikmati harga yang sama,” kata Kabag Umum Setda Kabupaten Puncak Firom M. Balinal, melalui keterangan tertulis, Jumat (22/12/2017).

Dampak harga BBM yang sama ini, menurut Firom, sangat dirasakan masyarakat Ilaga.

Baca: Aneh, Pendaki di Gunung Everest Sering Mendengar Suara Misterius! Dari Mana Asalnya?

Baca: Viral! Undangan Pernikahan Menggunakan Baliho Terpampang Nyata, Mempelai Wanita Buka Suara

Harga kebutuhan pokok seperti sayur di pasar menjadi lebih terjangkau, anak-anak lebih semangat dalam belajar di malam hari karena BBM untuk genset lebih murah, dan ekonomi lebih bergairah.

Meski demikian, ada hal yang harus ditingkatkan yaitu stok yang masih sangat terbatas.

Dia menyadari, bahwa penerbangan ke wilayah yang berada pada ketinggian 7.500 kaki memang tidak mudah.

BBM harus diangkut dengan pesawat Air Tractor yang hanya berkapasitas 4KL sekali angkut.

“Belum lagi kalau cuaca tidak bagus, risiko sangat tinggi. Apalagi, penerbangan juga melayani rute lain,” kata Firom.

Seperti halnya titik lain di Papua, lembaga penyalur BBM Satu Harga yang dioperasikan Pertamina di Ilaga, memang menjual dengan harga sama yaitu Rp 6.450 untuk premium dan Rp 5.150 untuk solar.

Jika ada yang menjual lebih tinggi, kata Firom, dilakukan di luar lembaga resmi yang dioperasikan Pertamina.

Baca: Kapok. . . Ahok Enggan Gabung Lagi ke Partai Politik

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved