Sudah Jalan Sih, tapi BBM Satu Harga Stoknya Terbatas
Di berbagai titik pengoperasian, masyarakat menikmati harga yang sama dengan wilayah lain di Indonesia.
Baca: Bagaimana Perekonomian Kaltim 2018? Begini Paparan Kepala Kantor Bank Indonesia Kaltim
“Pasokan memang harus ditambah. Karena, ada juga masyarakat dari luar Ilaga yang turut membeli,” ujar Firom.
Firom mengatakan, kebutuhan masyarakat memang tinggi. Tak jarang, antrean panjang dilakukan di berbagai lembaga resmi tersebut.
“Guna mengantisipasi hal itu, kami dari Bagian Umum Setda Kabupaten Puncak, ke depan berencana untuk memberlakukan sistem kupon,” kata Firom.
Mahal
Program BBM Satu Harga belakangan menjadi sorotan setelah salah satu tokoh agama di Papua, Pastor John Jonga mengungkapkan bahwa program ini tidak berjalan dengan baik.
Baca: Besar, Warna-warni, dan Berkilau. . . Inilah 6 Pohon Natal yang Instagramable Banget di Jakarta
Baca: Balenciaga Rilis Tas Nyeleneh, Kantong Belanja Mirip Platik Ini Dibanderol Setara Harga Motor!
Peraih Yap Thiam Hien Award ini menyebutkan, program BBM Satu Harga hanya berjalan saat Jokowi melakukan blusukan ke tanah Papua.
Namun, dua minggu setelah kepulangan Jokowi, harga BBM kembali naik.
Hal ini dirasakan langsung oleh John setelah kunjungan Jokowi akhir tahun lalu di Yahukimo dan masih terus dirasakan hingga saat ini.
John mengatakan, mahalnya harga BBM itu terjadi di tingkat pengecer di daerah terpencil, di antaranya Yahukimo dan Wamena, dan Jayawijaya.
Satu liter BBM jenis premium harganya bisa mencapai Rp 30.000-Rp100.000.
Sementara, lembaga penyalur resmi Pertamina jumlah stok BBM-nya sangat terbatas dan tak menjangkau semua wilayah.
Baca: Disebut Sapi karena Gendut dan Diselingkuhi, 4 Tahun Berlalu, Ini Balasan Telak Sang Wanita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/spbu-pulau-terluar-pulau-natuna_20171222_172612.jpg)