Breaking News

2 Anak yang Tenggelam di Pulau Kaciak Akhirnya Ditemukan

Dua anak yang tenggelam ini masing-masing Muhammad Zulkfili (7) dan Hildan Ahmdan Anugerah (5) merupakan warga Kota Tarakan

Penulis: Junisah | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim/Junisah
Petugas PMI Kota Tarakan ikut membantu mengangkut jenazah Hildan Ahmdan Anugerah (5), yang tenggelam di Pulau Kaciak, Selasa (2/1/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat terjadi kecelaakan speedboat Anugerah Ekspress terbalik, di Tanjung Selor, ternyata di hari yang sama juga ada peristiwa dua anak tenggelam di Pulau Kaciak yang tidak jauh dari Kota Tarakan.

Dua anak yang tenggelam ini masing-masing Muhammad Zulkfili (7) dan Hildan Ahmdan Anugerah (5) merupakan warga Kota Tarakan.

Baca: Kabar Gembira, 2018 Pemerintah Buka Lagi Lowongan CPNS, Formasi Daerah Lebih Banyak

Tim gabungan yang terdiri dari KSOP, PMI, Basarnas, kepolisian yang mendapatkan informasi dari keluarga korban langsung melakukan pencarian terhadap korban.

Namun pencarian korban nihil, sampai akhirnya keluarga turut mencari korban dan akhirnya pukul 01.00 Wita, Selasa (2/1/2018) jenazah Muhammad Zulkifli ditemukan di lokasi kejadian.

Baca: Promo Tiket Murah Air Asia Sampai 8 Januari, Ada 12 Rute Penerbangan Loh

Pagi harinya sekitar pukul 08.00 Wita, jenazah Muhammad Hildan atau biasa disapa Mukti juga ditemukan dalam kondisi mengambang. Jenazah Mukti ditemukan seorang nelayan yang sedang mencari ikan di wilayah sekitar Pulau Kaciak.

Jenazah Mukti langsung dimasukkan di kantong jenazah yang dibantu oleh anggota PMI Tarakan dan jenazah langsung diantarkan ke rumah duka di Jalan Flamboyan RT 32 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Tarakan Barat
Kepala Seksi, Kepala Seksi, Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Tarakan, Syaharuddin mengungkapkan, dengan telah ditemukannya kedua jenazah akhirnya pencarian korban resmi dihentikan.

“Dua korban yang bermain dan tenggelam di Pulau Kaciak akhirnya ditemukan hari ini. Dengan ditemukannya dua jenazah ini pencarian korban resmi kita hentikan,” ucapnya, Selasa (2/1/2018) di Kantor KSOP Tarakan

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved