Aliran Dana Untuk Setya Novanto di Kasus e KTP Dilakukan Tanpa Transfer, Begini Prosesnya

Jaksa KPK menghadirkan pengusaha money changer (penukaran uang) Juli Hara sebagai saksi untuk terdakwa Setya Novanto.

Aliran Dana Untuk Setya Novanto di Kasus e KTP Dilakukan Tanpa Transfer, Begini Prosesnya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana sidang yang mendudukkan Setya Novanto sebagai terdakwa, Rabu (20/12/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berupaya membuktikan adanya aliran uang proyek e-KTP yang diterima mantan Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto. Uang senilai 2,6 juta dollar AS yang diterima Novanto dari luar negeri diduga tanpa melalui transfer bank.

Hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Jaksa KPK menghadirkan pengusaha money changer (penukaran uang) Juli Hara sebagai saksi untuk terdakwa Setya Novanto.

Baca: Bikin Ngiler Penggermar Harry Potter, Apartemen Ini Punya Interior Seperti di Horgwarts!

Awalnya, pada Januari 2012, keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi, mendatangi Riswan, pengusaha penukaran uangdi Jakarta.

Irvan mengatakan bahwa ia memiliki uang dalam mata uang dollar AS di Mauritius yang ingin ditransfer ke Indonesia.

Setelah itu, Riswan menghubungi Juli Hara untuk membantu proses pengiriman uang.

Namun, pengiriman telah direncanakan tanpa melalui bank atau menggunakan metode barter.

Baca: Wow, Posting Foto Lagi Mandi, Sophia Latjuba Bikin Jantung Berdebar-debar

Juli Hara kemudian meminta rekan sesama pengusaha penukaran uang di Singapura untuk mencari beberapa klien perusahaan yang sedang ingin membeli dollar AS.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help