Liga Indonesia

Punya Lima Pemain Asing, Borneo FC Tunggu Keputusan Regulasi Liga 1 2018

Menanggapi hal itu, Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin mengaku tak risau dengan jumlah pemain asingnya yang melebihi kuota.

Punya Lima Pemain Asing, Borneo FC Tunggu Keputusan Regulasi Liga 1 2018
INSTAGRAM BORNEO FC
Julian Faubert ikut latihan Borneo FC 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Menyambut Liga 1 2018, Borneo FC telah hampir merampungkan amunisinya, Kamis (11/1/2018).

Bahkan saat ini Pesut Etam telah memiliki 5 pemain asing, yaitu Marlon da Silva (Brasil), Srdan Lopicic (Montenegro), Azamat Baimatov (Turkmenistan), Julien Faubert (Perancis), dan Junior Timbo (Brasil).

Sebenarnya jumlah pemain asing yang dimiliki Borneo FC ini melebihi kuota pemain asing berdasarkan regulasi Liga 1  musim 2017 lalu.

Regulasi saat itu menerapkan batasan maksimal 4 pemain asing dalam satu klub. Formulasi yang digunakan yaitu 3 pemain asing dari negara manapun, plus satu pemain dari Asia. Formulasi ini termasuk satu pemain berstatus marquee player.

Menanggapi hal itu, Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin mengaku tak risau dengan jumlah pemain asingnya yang melebihi kuota.

Nabil menjelaskan pihaknya tetap akan berlatih dengan 5 pemain asingnya sambil menanti regulasi pemain asing Liga 1 2018.

Dari 5 pemain asing Borneo FC, hanya Junior Timbo yang statusnya masih bisa berubah, dilepas atau dipertahankan.

Pemain asal Brasil itu akan bersaing ketat dengan Julien Faubert berdasarkan kebutuhan strategi pelatih.

"Faubert ada, Timbo juga ada. Jadi kita akan melihat yang mana yang akan kita butuhkan. Apakah lebih bertahan atau lebih menyerang. Jadi kita akan pilih salah satunya. Cuma kalau regulasi kita mengharuskan marquee player, maka Faubert yang kita pilih. Tapi kalau misalnya tidak ada marquee player, ya keduanya yang akan kita pilih, tergantung bagaimana lagi kebutuhan pelatih," tutur Nabil. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help