TribunKaltim/

La Nyalla Laporkan Oknum Politisi Gerindra yang Minta Mahar Untuk Pilkada Jatim

Menurut dia, dugaan adanya politik uang itu dapat menjadi bahan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut kasus tersebut.

La Nyalla Laporkan Oknum Politisi Gerindra yang Minta Mahar Untuk Pilkada Jatim
TribunJatim
Sebelum akhirnya mundur dari pencalonan Cagub Jatim 2018 akibat tidak dapat rekomendasi dari parpol, La Nyalla sudah banyak membuat dan memasang baliho di berbagai tempat. 

TRIBUNKALTIM.CO - La Nyalla Mahmud Mattalitti didampingi tim hukum menempuh jalur hukum terkait permintaan uang Rp 40 miliar untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

Ketua Progres 98 Faisal Assegaf, selaku perwakilan tim hukum, mengatakan laporan akan dibuat ke Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas politik uang yang diduga dilakukan oknum Partai Gerindra.

"Kami minta pihak berwenang polisi dan KPK memeriksa. Ada unsur pidana, karena sudah masuk politik uang," tutur Faisal.

Baca: Novi, Penyanyi Balo Lipa yang bikin Mantannya Pingsan Saat Pernikahan, Buka-Bukaan Kisah Asmaranya

Menurut dia, dugaan adanya politik uang itu dapat menjadi bahan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut kasus tersebut.

Apalagi saat ini, Mabes Polri sudah membentuk Satgas Anti Politik Uang Polri.

Selain itu, La Nyalla mengklaim sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 5,9 miliar kepada Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto.

Serta akan mencairkan cek senilai Rp 70 miliar yang dapat dicairkan apabila surat rekomendasi dari Partai Gerindra sudah terbit.

"Ini menjadi bahan menarik. Diduga pelaku menerima uang muka Rp 5,9 miliar. Masuk ranah KPK," tegasnya.

Baca: Saat Jusuf Kalla Dapat Pertanyaan Enak Jadi Wapres Jokowi Atau SBY?Jawabannya Mengagetkan

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help