Kapalnya Terdampar di Perairan Berau, 3 Warga Negara Filipina Diamankan Polisi

Mereka mengaku, kapal yang mereka gunakan untuk melaut terdampar, terbawa arus hingga ke wilayah Indonesia.

Kapalnya Terdampar di Perairan Berau, 3 Warga Negara Filipina Diamankan Polisi
istimewa
Tiga orang asing yang diduga warga negara Filipina, diamankan di Polsek Maratua. 

TRIBUNKALTIM.CO  - Aparat keamanan dibantu masyarakat Pulau Maratua, mengamankan tiga orang asing  yang diduga Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina.

Ketiganya diamankan karena tidak memiliki identitas. Namun dari keterangan sementara, ketiganya mengaku sebagai WNA Filipina.

Mereka mengaku, kapal yang mereka gunakan untuk melaut terdampar, terbawa arus hingga ke wilayah Indonesia.

Namun karena tidak memiliki dokumen keimigrasian, ketiganya diamankan aparat Kepolisian bersama TNI Angkatan Laut dan Koramil Maratua.

Baca: Diubah Jadi Kemah Nasional, Pulau Sebatik Jadi Tuan Rumah, Wapres Dijadwalkan Buka Acara

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono, saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik kapal, Bilibilalan (51) bersama dua orang Anak Buah Kapal (ABK)-nya Saleh (43) dan Arbin (21), mereka dalam perjalanan kembali menuju Filipina.

Namun cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Kamis malam kemarin, serta mesin kapal yang rusak, membuat ketiganya memutuskan untuk singgah ke pulau terdekat.

"Tujuan mereka singgah di karenakan mesin induk rusak, mereka singgah di penginapan Nouri Resort, Maratua. Sesampainya di penginapan, mereka minta makan dan minum karena kehabisan bekal," ungkap Pramuja Sigit Wahono, Jumat (23/2/2018).

Baca: Ngga Nyangka, Ternyata Begini Penampilan Ian Kasela Saat Kacamata Hitamnya Dilepas

Mereka diketahui menggunakan dua unit mesin perahu tempel untuk sampai ke Pulau Maratua.i Untuk proses lebih lanjut, ketiga WNA tersebut kini diamankan di Mapolsek Pulau Maratua.

"Malam ini kami tempatkan sementara di polsek, jika tidak ada halangan besok, Sabtu (24/2/2018)  akan kami serahkan ke Imigrasi Tanjung Redeb tandasnya.

Baca: Gula Malaysia Palsu Beredar di Nunukan, Pelaku Diciduk Polisi

Seperti diketahui, Kabupaten Berau berbatasan perairan dengan Filipina, hampir setiap tahun, ada saja warga Filipina yang terdampar di Perairan Berau, sebaliknya, ada pula warga Berau yang terbawa arus hingga ke Filipina.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved