Warga Perbatasan Menunggu Barang Murah, Disperindag Masih Finalisasi Titik Distribusi Program SOA

Tim Penentuan lokasi masih akan melakukan pertemuan lanjutan. Karena ini ada korelasinya juga dengan Kementerian Perhubungan

Warga Perbatasan Menunggu Barang Murah, Disperindag Masih Finalisasi Titik Distribusi Program SOA
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Persediaan beras dan gula di Gudang Bulog Bulungan, Senin (12/3/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut barang ke perbatasan belum juga mulai operasi. Disperindagkop Kalimantan Utara mengklaim masih melakukan beberapa tahap persiapan lagi.

Kepala Disperindagkop Kalimantan Utara Hartono menjelaskan, instansinya tetap memprioritaskan agar program ini bisa mulai operasi bulan Maret. Sebab menurutnya, barang murah harga distributor sudah ditunggu-tunggu warga perbatasan.

"Tim Penentuan lokasi masih akan melakukan pertemuan lanjutan. Karena ini ada korelasinya juga dengan Kementerian Perhubungan, menyangkut program Tol Udara," katanya kepada Tribun, Senin (12/3/2018).

Beberapa hal yang perlu finalisasi ialah rencana penambangan titik jangkauan SOA. Ada dua titik tambah yang direncanakan yaitu Kayan Selatan dan Kayan Hulu di Kabupaten Malinau.

Tahun lalu, barang yang disubsidi biaya angkutnya itu hanya menjangkau Krayan Induk, Krayan Selatan, dan Lumbis Ogong yang kesemuanya berada di wilayah administratif Kabupaten Nunukan. "Pasca finalisasi titik distribusi barang, kemudian masuk tahapan lelang," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Disperindagkop menyiapkan anggaran Rp 9 miliar dalam program subsidi ongkos angkut ini. Biaya pengangkutan barang kebutuhan masyarakat ke perbatasan disubsidi dari dana Rp 9 miliar tersebut.

"Jika tarif normal per kilogram mengangkut barang dengan pesawat harganya sampai ratusan ribu, ketika disubsidi harganya cuma puluhan ribu rupiah saja per kilogramnya," katanya.

Tahun lalu, tarif angkutan subsidi ke Kecamatan Krayan Induk Rp 30 ribu/kg, Long Layu Rp 56,5 ribu/kg, Binuang Rp 50 ribu/kg. Daerah-daerah ini berada di wilayah Kabupaten Nunukan.

Sedang daerah yang dijangkau di Kabupaten Malinau antara lain Desa Long Sule Rp 31 ribu/kg, Desa Long Pipa (angkutan udara) Rp 31 ribu/kg. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help