Stephen Hawking Tutup Usia
Begini Kisah Cinta Stephen Hawking yang Diungkap dalam Film The Theory of Everything
Kematian fisikawan fenomenal Stephen Hawking pada usia 79 tahun mengejutkan dunia.
TRIBUNKALTIM.CO -- Kematian fisikawan fenomenal Stephen Hawking pada usia 79 tahun mengejutkan dunia.
Selama hidupnya, Stephen dikaitkan dengan teorinya tentang alam semesta yang dikenal dengan sebutan teori Bigbang dan Lubang Hitam yang berhasil melambungkan namanya di dunia sains dunia.
Sebelum meninggal, sedikit kisah hidup Stephen Hawking sempat dituangkan dalam sebuah film berjudul The Theory of Everything yang tayang pada 2014 lalu.
The Theory of Everything dibuat berdasarkan autobiografi mantan istri Stephen Hawking, Jane Wilde Hawking berjudul Travelling to Infinity: My Life with Stephen.
Film yang disutradari oleh James Marsh dan ditulis oleh Anthony McCarten ini membawa Eddie Redmayne dan Felicity Jones sebagai pemeran Stephen-Jane Hawkings.
Baca: Ujicoba Pra-Musim Liga 2, Ini yang Dilakukan Persiba Balikpapan
Film The Theory of Everything menitikberatkan cerita pada kehidupan asmara, antara Stephen dan Jane yang bertemu di Universitas Cambridge.
Film ini juga menceritakan masa-masa sulit ketika penyakit motor neuron yang diderita Stephen semakin parah.
Pasalnya, penyakit ini membuatnya tidak bisa menggerakkan sebagian besar dari tubuhnya.
Meski begitu, Jane yang terlanjur menyayangi Stephen akhirnya menikahi pria tersebut dan memiliki dua orang anak.
Sayangnya, pernikahan antara Stephen dan Jane tidak bertahan selamanya.
Baca: Kumpul di Dome, Ribuan Pelajar Ikrarkan Anti-Narkoba, Istri Kapolri pun Beri Hadiah
Setelah menikah selama kurang lebih tiga dekade, keduanya sepakat untuk berpisah.
Meski merupakan film biografi, The Theory of Everything bisa dibilang sebagai salah satu film yang laris manis.
Total pendapatan yang berhasil diraih oleh film ini mencapai 123,7 juta dollar AS (1,7 triliun) dengan biaya produksi hanya sekitar 14 juta dollar AS (Rp 200 miliar).