Debat Kandidat Pilgub Kaltim bisa jadi Digelar di Jakarta, Ini Sebabnya

Sampai saat ini KPU Kaltim masih memilah-milah stasiun TV Nasional yang nantinya akan menyiarkan debat kandidat Pilkada Kaltim.

Debat Kandidat Pilgub Kaltim bisa jadi Digelar di Jakarta, Ini Sebabnya
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Rudiansyah 

SAMARINDA, TRIBUN - KPU Kaltim mengagendakan debat kandidat Pilgub Akltim dilakukan sebanyak 3 kali, yakni pada 25 April, 9 Mei serta terakhir pada 23 Juni. Tiga kali debat tersebut akan diatur, yakni satu kali debat untuk para Cawagub, kemudian satu kali debat untuk para Cagub, dan terakhir debat untuk keempat paslon bersamaan.

Terkait itu, sampai saat ini KPU Kaltim masih memilah-milah stasiun TV Nasional yang nantinya akan menyiarkan debat kandidat Pilkada Kaltim.

Dijelaskan Rudiansyah, Komisioner KPU Kaltim, Rabu (14/3), saat ini dari penawaran yang masuk untuk TV Nasional sangat jauh dari estimasi yang dianggarkan KPU Kaltim.

"Anggaran debat untuk siar TV sebanyak 3 kali yang kami siapkan itu sekitar Rp 1,4 Miliar. Tetapi, penawaran dari TV nasional sangat jauh dari estimasi kami," ucapnya.

Rata-rata penawaran dari TV nasional mencapai angka Rp 2 Miliar. Itu jika debat dilakukan di Samarinda, dengan perhitungan membawa crew TV, serta seluruh peralatan dalam penunjang dilakukannya debat di Samarinda.

"Beda perhitungan estimasi kami dengan penawaran TV nasional ini yang membuat kami masih coba lakukan solusi efisiensi anggaran. Misalnya, jika debat dilakukan di Jakarta, tepatnya di studio TV yang disetujui, apakah bisa ada efisiensi anggaran yang disa dipangkas. Kan jika debat dilakukan di studio TV di Jakarta, otomatis ada biaya yang terpotong, mulai dari ongkos mendatangkan krew, biaya peralatan, serta biaya venue penyelenggaraan debat," ucapnya.

Hal-hal ini lah yang saat ini masih ditunggu oleh KPU Kaltim dari Stasiun TV nasional tersebut. "Kami minta mereka (stasiun tv nasional) bisa lakukan perhitungan ulang (penawaran). Berapakah angka akhir yang mereka tawarkan ke KPU Kaltim, jika debat dilakukan di studio TV di Jakarta. Termasuk pula, menyamakan tanggal debat sesuai dengan yang kami ajukan, apakah masih kosong dan bisa dimasukkan dalam jadwal stasiun tv tersebut," ucapnya. (bud)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved