Luhut Pandjaitan: Jangan Sampai Golkar Dicap Partai Koruptor. Stoplah Selera Korupsi Itu

Menurut dia, apabila ada kader Golkar yang tertangkap tangan, maka nama orang tersebut dan partai akan rusak.

KOMPAS.com/ Dian Reinis Kumampung
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan duduk bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan saat mendatangi rumah duka Benny Panjaitan di Rumah Sakit Dharmais, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (24/10/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan agar kader Partai Golkar menghentikan praktik korupsi. Luhut memastikan bahwa praktik korupsi cepat atau lambat akan diungkap oleh penegak hukum.

Hal itu dikatakan politisi senior Partai Golkar tersebut saat menjadi salah satu pembicara dalam acara Orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar di Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018).

"Korupsi tidak disukai masyarakat dan pemilih. Jadi jangan Golkar itu dicap partai koruptor. Sekarang stoplah selera korupsi itu," kata Luhut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjadi salah satu pembicara dalam acara Orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar di Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjadi salah satu pembicara dalam acara Orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar di Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018) (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Menurut Luhut, persoalan korupsi adalah hal yang serius bagi partai politik. Kepercayaan masyarakat terhadap partai yang bersih menentukan elektabilitas partai dalam pemilu.

Luhut menyebutkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki alat canggih yang dapat melacak praktik korupsi. Menurut dia, apabila ada kader Golkar yang tertangkap tangan, maka nama orang tersebut dan partai akan rusak.

"Jangan pernah lakukan korupsi lagi. Golkar harus bersih," ujar Luhut.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah kader Golkar menjadi tersangka dalam kasus korupsi. Salah satunya adalah mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

[Abba Gabrillin]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Luhut Pandjaitan: Jangan Sampai Golkar Dicap Partai Koruptor"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved