Wakili Tuan Rumah Berikan Sambutan, 2 Guru PNS Dipanggil Panwascam

Indikasi yang cenderung pelanggaran admistrasi dan tak perlu dibahas di Gakumdu menurut Ketua Panwaslu Paser Nur Khamid, Jumat (6/4/2018).

Wakili Tuan Rumah Berikan Sambutan, 2 Guru PNS Dipanggil Panwascam
TRIBUN KALTIM/SARASSANI
Nur Khamid, Ketua Panwaslu Paser 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tanah Grogot memanggil dua orang PNS yang diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Konfirmasi ke pihak yang bersangkutan bertempat di Sekretariat Panwaslu Kabupaten Paser.

Indikasi yang cenderung pelanggaran admistrasi dan tak perlu dibahas di Gakumdu menurut Ketua Panwaslu Paser Nur Khamid, Jumat (6/4/2018), boleh ditangani Panwascam.

Namun apabila mengarah ke pidana, Panwascam hanya sebagai pelapor.

“Panwascam yang memanggil, pinjam tempat di Panwaslu. Yang dipanggil 2 orang PNS, yakni Pak Yusuf Sumako dan seorang guru. Yusuf Sumako dugaannya karena menghadiri sosisalisasi salah satu pasangan calon (paslon) peserta Pilgub Kaltim 2018,” kata Nur Khamid.

Baca: Kebutuhan Pasokan Sayur Besar, SMK Siemanggaris Cetak Petani

Berdasarkan surat edaran MenPANRB, kehadiran mereka cendrung menguntungkan paslon, sehingga tidak bolehkan menghadiri.

Sedangkan guru diminta mewakili tuan rumah untuk menyampaikan sambutan, setelah tahu ada simbol paslon si guru memilih diam.

“Keduanya memenuhi pemanggilan hari Kamis (5/4/2018), terkait paslon peserta Pilgub 2018 yang melakukan sosialisasi di dua tempat berbeda. Bagaimana tindak lanjutnya? Masih proses, maksimal 5 hari setelah teregister sudah ada putusan dihentikan atau diteruskannya kasus ini,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Sarassani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help