Pemprov Bantu Material Bangunan Seharga Rp 15 Juta
Pemprov Kaltara juga memberikan bantuan berupa tas dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak sekolah
Penulis: Junisah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pemprov Kaltara tidak hanya memberikan bantuan kepada korban kebakaran, tapi juga kepada pemilik rumah yang terbakar. Bantuan berupa material bangunan senilai Rp 15 juta.
"Pemilik rumah juga kita berikan bantuan untuk memperbaiki rumahnya. Besaran rata-rata Rp 15 juta. Bantuan yang kita berikan ini bukan uang tunai, tapi dalam bentuk material bangunan," ucap Gubernur Irianto Lambrie, Kamis (3/5/2018) usai mengunjungi Posko Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan.
Orang nomor satu di Provinsi Kaltara ini mengungkapkan, untuk mendapatkan bantuan berupa material bangunan seharga Rp 15 juta, tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya, pemilik rumah bersangkutan, memiliki surat-surat kepemilikan rumah dan ada keterangan dari kelurahan.
"Kita harus menetapkan persyaratan ini agar bantuan yang kita berikan ini legal. Sebab ini uang negara dari APBN dan APBD Kaltara yang harus dipertanggungjawabkan. Nanti persyaratannya kita akan berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan," ujarnya.
Irianto mengatakan, ia juga telah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara untuk membangun jembatan, karena jembatan ini sangat penting sebagai akses jalan yang menghubungkan satu RT dengan RT lainnya.
"Kita akan upayakan, sebelum bangunan rumahnya diperbaiki, kita prioritaskan dulu perbaikan jembatan. Supaya jembatan bisa lurus. Kita juga nanti meminta kepada pemilik rumah untuk merelakan satu meter lahannya untuk membangun jembatan. Sebab kemarin itu jembatannya sempit. Jadi mobil pemadam kebakaran kesulitan mencari jalan. Sehingga banyak rumah yang tidak bisa diselamatkan," ungkapnya.
Kepala DPUPR-Perkim Provinsi Kaltara, Suheriyatna membenarkan, bahwa pemilik rumah yang terbakar juga akan dibantu untuk memperbaiki rumahnya. Bantuan yang diberikan, berupa material bangunan.
"Yah kita bantu secara simultan, karena kita memang memiliki program perbaikan rumah. Bahkan tim saya sudah melakukan verifikai di dalam lapangan. Untuk data yang kami terima ada 21 rumah yang akan diperbaiki. Jadi nanti kita kasih bahan materialnya termasuk ongkos tukang untuk memperbaiki rumah," ujarnya.
Pemprov Kaltara juga memberikan bantuan berupa tas dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak sekolah dan makanan instan dalam boks.
Korban kebakaran di RT 25 dan RT 32 Kelurahan Karang Anyar Pantai lebih banyak penyewa daripada pemilik rumah. Data BPBD Kota Tarakan untuk pemilik rumah ada 26 orang dan penyewa 52 orang. (*)