Rabu, 22 April 2026

Premi Asuransi Aneka Naik Dua Digit

Kuartal II kami prediksi produk ini pertumbuhannya tidak jauh beda dengan kuartal I yang tumbuh 12%," ujar Christian

www.marxlayne.com
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Produk asuransi aneka sepanjang 2017 tumbuh paling tinggi ketimbang produk asuransi lain. Hingga kuartal I 2018, pertumbuhan premi produk asuransi aneka pun masih naik dua digit.

Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menunjukkan, pada 2017 premi asuransi aneka mencapai Rp 2,62 triliun.

Nominal ini tumbuh 65,9%. Padahal, produk andalan asuransi seperti asuransi properti, preminya menyusut 5%. Begitu pula premi asuransi kendaraan bermotor hanya naik 4,5%.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe menjelaskan, beragamnya produk asuransi membuat bisnis asuransi aneka ini terus bertumbuh setiap tahun. Meski begitu, kontribusi asuransi aneka hanya 4,15% dari total premi industri sebesar Rp 63,18 triliun di 2017.

Dody yakin, produk asuransi aneka tahun ini masih akan tumbuh terutama produk asuransi perjalanan. Ada juga asuransi kredit yang gencar menjalin kerjasama dengan financial technology (fintech) peer to peer lending. "Kami estimasikan produk ini tumbuh 10% di kuartal I-2018," kata Dody.

Selain asuransi perjalanan dan asuransi kredit, dalam asuransi aneka juga menawarkan asuransi pertanian, asuransi kecelakaan diri, asuransi tanggung jawab hukum pada pihak ketiga, asuransi penggelapan, asuransi kebongkaran, asuransi uang dan lainnya.

PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) yakin bisnis asuransi aneka tumbuh dua digit di kuartal II tahun ini. Presiden Direktur Aswata Christian Wanandi mengatakan, sampai kuartal I-2018 kontribusi asuransi aneka di bawah 5% dari total premi Rp 420 miliar.

"Kuartal II kami prediksi produk ini pertumbuhannya tidak jauh beda dengan kuartal I yang tumbuh 12%," ujar Christian, Senin (7/5). Sampai akhir tahun ini, Aswata menargetkan total premi naik 10% menjadi Rp 2,1 triliun.

Pertumbuhan premi asuransi aneka juga dicatatkan PT Asuransi Sinar Mas (ASM). Direktur ASM Dumasi MM Samosir mengatakan, pencapaian bisnis asuransi aneka ASM tumbuh 15% hingga Maret 2018 menjadi Rp 238,93 miliar. Sementara di periode sama di 2017 sebesar Rp 207,64 miliar.

"Bisnis asuransi aneka kami berkontribusi 9% dari total premi Rp 2,59 triliun," ujar Dumasi. Sampai saat ini, jenis produk asuransi aneka ASM terdiri atas asuransi liability, asuransi kredit, suretyship, personal accident.

Sedangkan, produk yang berkontribusi terbesar adalah asuransi yang mencapai 63,97% dari premi asuransi aneka. (*)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved