Gereja di Surabaya Dibom

Bom Surabaya, Polres Kutim Lakukan PLB

Aksi teroris yang terjadi di tiga gereja di Surabaya membuat pihak kepolisian semakin meningkatkan kewaspadaannya.

TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Kapolres Kutim memimpin apel setelah melakukan PLB di lingkungan Polres Kutim. Apel PLB juga dilakukan di tingkat polsek seluruh Kutim 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Aksi teroris yang terjadi di tiga gereja di Surabaya membuat pihak kepolisian semakin meningkatkan kewaspadaannya.

Polres Kutai Timur salah satunya.

Pasca mengetahui adanya aksi teroris di Surabaya, Kapolres AKBP Teddy Ristiawan melakukan Panggilan Luar Biasa (PLB) pada seluruh jajarannya, Minggu (13/5/2018) siang.

Baca: Masyarakat Berau Dukung Polri, Lawan Terorisme!

Seluruh personel tanpa terkecuali, baik dari jajaran Satuan Reskrim, Reskoba, Binmas, Intelkam, lalu lintas serta Sabhara dikumpulkan di halaman Polres Kutim. Mereka mengikuti apel yang langsung dipimpin Kapolres Kutim.

Panggilan luar biasa ini, tak hanya dilakukan di Polres Kutim.

Tapi juga di polsek-polsek di wilayah hukum Polres Kutim. Para Kapolsek diminta melakukan PLB untuk memberi arahan bagi para anggotanya.

Baca: Bubuhkan Tanda Tangan, Masyarakat Kaltara Tidak Takut Teroris

"Kita lakukan penebalan pengamanan di beberapa tempat strategis di wilayah Kutai Timur. Untuk gereja yang melakukan misa malam ini, pengamanan dari kepolisian kita tingkatkan. Aparat yang berjaga kita tambah," ujar Teddy. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved