Ini Pekerjaan Part Time di Jepang yang Aneh tapi Gajinya Ada yang Mencapai Rp 12 Juta per Bulan

Di Jepang juga banyak pekerjaan Part Time (Paruh waktu), biasannya dilakukan oleh para pelajar.

Editor: Amalia Husnul A
TFTI
Ilustrasi antrean di salah satu lokasi belanja di Jepang. Salah satu pekerjaan paruh waktu di Jepang, penjaga antrean. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Jepang merupakan negara yang cukup maju.

Negara ini memiliki berbagai jenis lapangan pekerjaan dan mereka tumbuh dengan sangat pesat.

Sering kali pekerjaan aneh bermunculan di negara ini.

Di Jepang juga banyak pekerjaan Part Time (Paruh waktu), biasannya dilakukan oleh para pelajar.

Walau pekerjaannya paruh waktu, gaji di negara Jepang tidak bisa dianggap rendah.

Baca: Korban Terus Berjatuhan, 9 Orang Tewas. Inilah Fakta Terakhir hingga Pukul 11.04 WIB

Baca: Perjuangan Panjang Wujudkan Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Yusran: Mimpi Saya Segera Terwujud

Baca: Anwar Ibrahim Segera Bebas dan Dapat Pengampunan Kerajaan

Untuk gaji per jam di Jepang mencapai lebih dari 800 yen per jam.

Bila dalam seminggu hanya bekerja 30 jam saja, maka dalam sebulan bisa menghasilkan 96 ribu yen atau sekitar Rp 12 juta per bulan!

Inilah beberapa pekerjaan aneh di Jepang yang dilansir dari tokyofromtheinside.com:

1. Narabiya

Pekerjaan di jepang
Pekerjaan di jepang (TFTI)

Narabiya adalah freelancer yang mengkhususkan diri dalam antrean menggantikan orang lain.

Baik itu tiket konser, produk game terbaru, hingga tempat untuk piknik yang menyenangkan selama musim sakura.

Para pekerja paruh waktu ini akan dengan senang hati menukar waktu mereka untuk uang Anda.

Baca: Najib Diisukan Kabur Naik Jet, Grup Rajawali Bantah Bantu Mantan PM Malaysia Masuk Indonesia

Baca: Event JELAS 5 Bhayangkara Explore Wahau Kongbeng, 530 Riders Diajak Kelilingi Karts Kung Beang

Baca: Hernan Crespo Ungkap Icardi Tak Dipanggil Timnas karena Bukan Teman Messi

2. Sakura

pekerjaan aneh di jepang
pekerjaan aneh di jepang ()

Istilah sakura (サ ク ラ atau 偽 客) di sini mengacu pada seseorang yang merupakan umpan, dan bukan bunga sakura yang terkenal (桜).

Dengan keterampilan sosial atau pakaian yang relevan, seseorang dapat mendaftar sebagai 'tamu' pernikahan paruh waktu.

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved