Ratusan Warga Bubuhkan Tanda Tangan Lawan Teorisme di Lapangan Merdeka

Kini Polres Balikpapan melakukannya di kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan dalam kegiatan car free day.

TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Suasana car free day di Lapangan Merdeka, ratusan warga membubuhkan tanda tangan duka atas gugurnya personel kepolisian sekalivus menyatakan perlawanan terhadap terorisme, Minggu (13/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Aksi mengkampanyekan anti terorisme terus berlanjut, Minggu (13/5/2018).

Kini Polres Balikpapan melakukannya di kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan dalam kegiatan car free day.

Aparat memanfaatkan penuhnya massa di kawasan yang biasa dijadikan arena trek joging oleh warga Balikpapan.

Ada ratusan orang bahkan mencapai ribuan warga yang beraktivitas di Lapangan Merdeka bila akhir pekan tiba.

Namun pemandangan berbeda dirasakan warga Balikpapan, lantaran di trotoar sisi jalan berjejer ratusan karangan bunga duka.

Isinya mengucapkan turut berduka atas gugurnya personel Polri, usai bentrok dengan narapidana teroris di Rutan Salemba Kelapa 2 Depok.

Selain itu pernyataan 'KAMI TAK TAKUT. KAMI BERSAMA POLRI' juga tertera dalam karangan bunga duka tersebut.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menyediakan sebuah tempat pernyataan tanda tangan yang berdiri tegak di sisi karangan bunga. Di sana disediakan spidol agar warga bisa membubuhkan tanda tangan mereka.

Baca juga:

VIDEO - Persiapkan Diri Jelang Ramadhan, Simak Tuntunan Berwudhu Sesuai Sunnah

Tak Hanya Manis dan Lezat, Ternyata Kurma Juga Bisa Membantu Proses Diet; Ini Manfaat Kerennya . . .

Dukung Rui Faria Berkiprah sebagai Pelatih, Mourinho: Sekarang Dia Telah Menjadi Ahli Sepak Bola

Sempat Sesak Nafas Saat Erupsi Freatik Gunung Merapi, Pendaki Ini Lolos dari Bahaya

Walhasil, tak sampai sejam tempat bak papan tulis tersebut sudah dipenuhi hampir ratusan tanda tangan. Di sana juga terpampang wajah anggota kepolisian yang jadi korban serangan narapidana teroris.

Selain sebagai tanda duka cita, tanda tangan tersebut menyimpan makna bahwa warga Balikpapan tak takut dengan terorisme.

"Ini bukti bahwa rakyat bersama Polri. Kita tak takut dengan terorisme," ujar Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Fitra, sambil menunjuk ratusan tanda tangan yang ada di belakangnya.

Wiwin mengimbau, masyarakat harus tetap tenang menghadapi upaya teror yang dilakukan terorisme.

Jangan mudah terprovokasi. Apalagi takut. Sebab, ketakutan itulah yang jadi tujuan mereka melakukan aksi-aksi teror di Indonesia.

"Saya percaya semakin ke sini, masyarakat semakin cerdas. Kita semua semakin kuat. Percayakan soal keamanan kepada Polri dan TNI," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved