Teror Bom Surabaya

Anak-anak Bomber di Surabaya Selamat, Mereka Bakal Jadi Saksi Kunci!

Tito Karnavian menyebut empat pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya adalah satu keluarga.

Anak-anak Bomber di Surabaya Selamat, Mereka Bakal Jadi Saksi Kunci!
Instagram
Video anak kecil kembali bangkit usai bom meledak di Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Tito Karnavian menyebut empat pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya adalah satu keluarga.

Menurut Tito, para pelaku yang mengendarai dua sepeda motor, sebenarnya berjumlah lima orang.

Namun seorang lagi adalah anak kecil berusia delapan tahun yang duduk di bangku depan sepeda motor terlempar dan selamat.

"Pelaku ya inisial TM dan mereka sekeluarga lagi, bapak, ibu dan anak-anaknya," ujar Kapolri dalam konferensi persnya di Media Center Polda Jatim,di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018).

"Yang satu lagi selamat," ucap Tito lebih lanjut.

Kini anak berusia 8 tahun itu tengah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

"Dirawat dulu, traumanya. Kalau sudah bisa diajak bicara nanti kita dalami lagi," jelasnya.

"Karena dia yang paling penting," jelasnya.

Bukan itu saja, Kapolri menjelaskan bom meledak dari lantai lima rusun Rusun Wonocolo, Sidoarjo, Minggu malam juga dilakukan oleh satu keluarga.

Para pelaku satu Kartu Keluarga (KK) beranggotakan enam orang.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help