Habiskan Anggaran Rp 5 Miliar, 3 Videotron Setahun tak Beroperasi

Padahal pengadaan videotron ini dilakukan 2015 lalu ini telah menghabiskan anggaran Rp 5 miliar.

Habiskan Anggaran Rp 5 Miliar, 3 Videotron Setahun tak Beroperasi
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Tiga unit videotron yang berada di depan Stadion Panglima Sentik, depan pasar Petung dan depan Puskesmas Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara sudah setahun tak beroperasi. 

Laporan wartawan tribunkaltim. Co,  Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Tiga unit videotron yang berada di depan Stadion Panglima Sentik,  depan pasar Petung dan depan Puskesmas Waru,  Kabupaten Penajam Paser Utara sudah setahun tak beroperasi. 

Padahal pengadaan videotron ini dilakukan  2015 lalu ini telah menghabiskan anggaran Rp 5 miliar. 

Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik PPU,  Budi Santoso,  Rabu (16/5/2018) menjelaskan,  penyebab tiga unit videotron tersebut tidak beroperasi karena PC mengalami kerusakan. 

Bahkan PC yang berada di videotron depan stadion pernah hilang karena dicuri orang. 

Baca: Pelaku Bom di Surabaya Tiap Minggu Didoktrin Terorisme, Anak Mereka Dilarang Sekolah

"Memang sih waktu itu gampang dicuri orang, " jelasnya. 

Ia mengatakan pihaknya telah mengajukan anggaran tahun 2017 lalu sebesar Rp 180 juta namun tidak bisa terlaksana karena waktu yang mepet. 

Selain itu, anggaran tersebut akan digunakan untuk memindahkan videotron yang berada di Waru karena terkena pelebaran jalan.

Budi mengatakan untuk penindahan videotron tersebut akan ditempatkan di Kecamatan Babulu. 

Ada dua lokasi masing-masing di depan Kantor Camat Babulu dan jalan masuk Desa Gunung Intan,  Babulu. 

Baca: Harga Daging Ayam Naik, Penyakit Ini Penyebabnya

Budi menjelaskan awal pengadaan videotron ini sebagai media informasi bagi pemerintah daerah. 

Namun sejak mengalami kerusakan,  videotron tersebut dibiarkan tak tak pernah beroperasi lagi sejak setahun terakhir. 

Pengadaan videotron ini sempat menjadi polemik karena dinilai belum saatnya dibangun videotron apalagi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 5 miliar. 

Namun sejak dibangun videotron ini sangat jarang menyala. 

Baca: Ternyata Hal Ini yang Sebabkan Inflasi di Kaltim

Terakhir dioperasikan saat ada kegiatan MTQ tingkat Kaltim tahun lalu dan itupun hanya di depan stadion. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help