Tim Supervisi KPK dan Polda Kaltim Gelar Perkara Kasus RPU Balikpapan, Lampu Kuning Buat Legislator?

"Mereka analisa sendiri, terus disposisi gelar di KPK. Dan kita sudah gelar hari ini. Ada beberapa ahli yang juga turut ikut," bebernya.

Tim Supervisi KPK dan Polda Kaltim Gelar Perkara Kasus RPU Balikpapan, Lampu Kuning Buat Legislator?
(KOMPAS/LUCKY PRANSISKA )
Logo KPK 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhanmad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi terhadap penanganan kasus korupsi Rumah Potong Unggas (RPU) yang ditangani Polda Kaltim.

Hal ini membuat lampu kuning bagi beberapa nama legislator Balikpapan, yang diduga kuat punya keterlibatan dalam kasus ini.

Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani melalui Kasubdit Tipidkor AKBP Winardi membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Kamis (17/5/2018).

"Mereka (KPK) monitor sejak lama kasus ini. Lantaran sudah jadi atensi publik. Hari ini (Kamis) baru selesai gelar perkara," kata Winardi yang dihubungi melalui sambungan telepon.

KPK mulai melirik kasus yang menimbulkan kerugian negara hingga Rp 11 miliar di Balikpapan tersebut mulai dari awal Mei lalu.

Yakni saat mereka bertandang ke Polda Kaltim yang juga melakukan supervisi dan pemantauan penanganan kasus korupsi di Kalimantan Timur.

"Awal bulan Mei lalu mereka supervisi SPDP ke Polda Kaltim. Saat itu mereka nanya bagaimana kasus RPU. Ada hambatan gak? Kami bilang tak banyak. Hanya terkendala soal penelusuran aset," jelasnya.

Berangkat dari sanalah, supervisi penanganan perkara kasus RPU oleh KPK bermula.

Hingga Kamis (17/5/2018), KPK melalui Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsupdak) KPK melakukan gelar perkara dengan Ditreskrimsus Polda Kaltim, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help