Momen Haru Terjadi Saat Korban Begal, Irfan Bertemu Ibunya yang Datang dari Madura
Irfan dan seorang temannya bernama Ahmad Rafiki menjadi korban pembegalan.
TRIBUNKALTIM.CO - Mohamad Irfan Bahri (19) akhirnya dipertemukan dengan ibu kandungnya, Hamsatun, usai menjadi korban pembegalan di Jembatan Layang Sumarrecon, Bekasi, Jawa Barat.
Ibunya yang tiba-tiba datang langsung disambut oleh Irfan.
Irfan kemudian langsung mencium tangan wanita yang mengenakan pakaian dan hijab serba hijau tersebut.
Ibu dan anak ini lalu berpelukan untuk sesaat.
Hingga akhirnya Irfan langsung bersimpuh untuk mencium kaki ibundanya.
Ibunya pun tak henti mengucap syukur setelah mengetahui kondisi anaknya yang selamat.
Sebelumnya, Irfan tak menyangka bisa bertemu ibunya melalui program acara televisi yang dipandu oleh Deddy Corbuzier.
Baca: Terbiasa Lagu Mellow, Via Vallen Sempat Kesulitan Bawakan Theme Song Asian Games 2018
Awalnya Irfan tak percaya saat Deddy memberi tahu padanya tentang kedatangan Hamsatun.
Deddy pun bertanya, apa yang akan dilakukan Irfan jika dipertemukan dengan ibunya.
Irfan pun mengaku ingin meminta maaf secara langsung kepada ibunya.
Saat dipertemukan, Irfan pun merealisasikan niatnya.
"Bu, saya minta maaf tidak memberi kabar langsung. Sudah bikin ibu khawatir dengan keadaan saya. Saya minta maaf, itu saja bu," ucap Irfan.
Sang ibu pun terlihat menunduk lalu mengucapkan beberapa kalimat.
"Semoga saja Irfan tetap jadi Irfan yang dulu, yang rendah hati, yang sering nolongin ibu di rumah, yang bantuin kerepotan-kerepotan ibu di rumah," kata sang ibu.
Hamsatun juga mengungkapkan rasa cemasnya saat mengetahui peristiwa yang menimpa sang anak.
Baca: Kim Kardhasian Bebaskan Wanita Terpidana Seumur Hidup
Ibunya mengaku baru mengetahui tujuh hari setelah peristiwa terjadi.
TribunSolo.com melansir dari Kompas.com, Irfan dan seorang temannya bernama Ahmad Rafiki menjadi korban pembegalan.