PHBI Berau Larang Takbir Keliling, Bupati Lewat Video Klarifikasi Ini

Hari Jumat (8/6) kemarin, beredar video Bupati Berau Muharram yang memberikan klarifikasi terkait keputusan PHBI

PHBI Berau Larang Takbir Keliling, Bupati Lewat Video Klarifikasi Ini
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Bupati Berau, Muharram saat memimpin apel hari pertama masuk kerja di tahun 2018. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB -Hari Jumat (8/6) kemarin, beredar video Bupati Berau Muharram yang memberikan klarifikasi terkait keputusan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Berau yang melarang aktivitas takbir keliling.

Keputusan ini pun menuai polemik di kalangan masyarakat. Pasalnya, takbir keliling merupakan bagian dari budaya, sekaligus kegiatan religius yang mestinya tak perlu dilarang. Dalam video berdurasi 4 menit 53 detik ini, Muharram menyatakan dirinya sedang melakukan dinas luar daerah, saat PHBI memutuskan larangan takbir keliling ini.

"Ada tugas di luar daerah, PHBI menggelar rapat yang dihadiri Kemenag (Kementerian Agama), dan hasil kesimpulan mereka, tidak dilaksanakan takbiran keliling," ungkapnya.

Baca: Tiga Napi di Lapas Bontang Bebas saat Lebaran, 669 Napi Diajukan Dapat Remisi

Sekembalinya dari tugas luar daerah, kata Muharram, PHBI menyampaikan hasil rapat tersebut kepada dirinya.

Muharram pun mempertanyakan hasil keputusan tersebut. Namun Muharram mendapat penjelasan, larangan takbir keliling ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Gubernur Kaltim.

Selain itu, maraknya peristiwa terorisme di berbagai daerah, juga menjadi alasan bagi PHBI untuk meniadakan takbir keliling dan larangan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Menurut Muharram, selama ini kegiatan takbiran keliling, masih ada masyarakat yang menggunakan kendaraan yang tidak semestinya.

"Ada yang menggunakan dump truck, padahal saat lebaran kita ingin suasana nyaman dan khusuk," kata Muharram. Meski demikian, takbiran tetap diperbolehkan selama dilakukan di masjid-masjid.

Baca: Kapolri Akui Salah Hitung Waktu, Akibatnya Acara Safari Ramadan di Kota Tepian Molor

Berdasarkan surat keputusan rapat PHBI, Nomor 09/PHBI-Br/VI/2018 tentang pelaksanaan takbiran, menghimbau kepada seluruh pengurus masjid, surau dan musholla untuk dapat melaksanakan takbiran pada malam hari raya Idhul Fitri 1439 H, di tempat-tempat ibadah dan rumah masing-masing.

Muharram juga menambahkan, keputusan ini akan dievaluasi, untuk menentukan kebijakan tentang kegiatan takbiran pada hari raya Idul Fitri pada tahun-tahun berikutnya.

"Nanti tahun depan, kita coba eliminasi kelemahan (kekurangan)nya. Sebagai Bupati, kalau soal syiar islam, sangat-sangat bersemangat. Tetapi berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu (takbir keliling ditiadakan)," jelasnya. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help