Liga Indonesia

Dejan Antonic Apresiasi Adanya Bandara APT Pranoto, Mempermudah Borneo FC

esut Etam harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam menuju Balikpapan sebelum terbang ke kota yang dituju.

Dejan Antonic Apresiasi Adanya Bandara APT Pranoto, Mempermudah Borneo FC
Ho / instagram @dejan.antonic
Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic berterimakasih atas sambutan Bobotoh terhadap dirinya pada laga Persib Bandung melawan Borneo FC di di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),Sabtu (21/4/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic mengapresiasi hadirnya bandara baru Samarinda, Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto.

Bandar Udara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, mulai beroperasi pada Kamis (24/5) silam. Saat ini bandara tersebut sudah melayani penerbangan pesawat kecil, seperti maskapai Susi Air, X-press Air, dengan rute penerbangan antardaerah kabupaten/kota di Kaltim.

Kehadiran Bandara yang terletak di kawasan Sungai Siring, Samarinda, Kalimantan Timur itu menjadi angin segar bagi Borneo FC yang membutuhkan efektivitas dan efisiensi waktu saat melaksanakan tour away.

Baca: Menyurusi Sungai yang Jadi Asal Nama Ibu Kota Rusia, Ikon Kota yang Pernah Punya Catatan Buruk

Baca: Soal Wacana Amien Rais Jadi Capres 2019, PAN Menyatakan Serius

Baca: Ini Nih Deretan Rumah Mewah Milik Artis, Konon Ada yang Biaya Bangunnya Sampai Rp 17 M

Pelatih asal Serbia ini berharap bandara APT Pranoto secepatnya melayani rute penerbangan antarpulau. Pasalnya rute antarpulau akan memudahkan timnya mengarungi Liga 1.

Selama ini Borneo FC cukup terganggu dengan jarak yang ditrmpuh saat melakoni laga away. Pesut Etam harus menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam menuju Balikpapan sebelum terbang ke kota yang dituju. Hal tersebut tentu menguras fisik pemain.

"Sudah bagus sekali ya Samarinda punya bandara baru. Saya berharap semoga cepat ada penerbangan antarpulau. Karena itu yang kita butuhkan sekarang. Selama ini tim saya kelelahan kalau pertandingan away karena harus ke Balikpapan dulu," ucap Dejan kepada Tribunkaltim.co, Minggu (10/6/2018).

Baca: Austria Vs Brasil, Selecao Menang, Neymar Cetak Gol Lagi

Baca: Senin (11/6/2018), Ini Prediksi Zodiak Anda, Ada yang Perfeksionis hingga yang Siap Pesta

Baca: Pegulat Putri Pelatnas Asian Games Pulang Ke Tanah Air

Dejan mencontohkan jadwal Liga 1 selama bulan Ramadan ini cukup padat. Borneo FC harus memainkan dua laga dalam seminggu dengan sistem home dan away. Perjalanan menuju bandara Balikpapan cukup melelahkan timnya karena harus duduk di dalam bus selama 3 jam.

Belum lagi saat tiba di tempat tujuan, kendaraan yang ditumpanginya harus terjebak macet menuju tempat latihan maupun penginapan.

"Seperti saat kita tour ke Jakarta lawan Bhayangkara FC. Duduk berjam-jam di bus dari Samarinda ke Balikpapan, terus kena macet di Jakarta, itu sangat melelahkan. Kita tidak bisa rileks. Belum lagi macetnya perjalanan. Konsentrasi pemain bisa terganggu karena lelah," kata pelatih berlisensi UEFA Pro ini.

Baca: Bisnis Parsel di Samarinda masih Menjanjikan, Paket Harga 1 Jutaan Cukup Diminati

Baca: Gara-gara Dolar Naik, Perusahaan Ini Ajukan Revisi Harga ke PLN

Baca: Blak-blakan! Amien Rais Klarifikasi Pernyataan Tuhan Malu

Bandara APT Pranoto sebenarnya memiliki runway berukuran 2.250 m x 45 m yang dapat melayani pesawat sekelas Boeing B737 NG atau Airbus A320. Jarak dari pusat Kota Samarinda tidak terlalu jauh yaitu 18,41 km.

Keberadaan bandara ini akan sangat membantu Borneo FC yang dalam semusim harus menjalani 16 laga away di luar Kalimantan Timur. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help