Pilgub Kaltim 2018

Tampil di TV, Beginilah Tanya Jawab Prof Siti Zuhro dengan Cagub Kaltim Rusmadi Wongso

Belum selesai dengan jawaban itu, Prof Siti Zuhro langsung mencecar pertanyaan baru

Tampil di TV, Beginilah Tanya Jawab Prof Siti Zuhro dengan Cagub Kaltim Rusmadi Wongso
IST
Tanya jawab Prof Siti Zuhro dengan Cagub Kaltim Rusmadi Wongso pada acara Kupas Kandidat yang disiarkan TVRI secara nasional, Kamis (7/6/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tampil dalam acara 'Kupas Kandidat' yang disiarkan TVRI secara nasional Kamis (7/6/2018), pasangan cagub dan cawagub Kaltim, Rusmadi Wongso-Irjen Pol (Purn) Safaruddin, disebut sebagai pasangan ideal.

Hal itu dikemukakan oleh Prof Dr R Siti Zuhro, pakar politik dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

"Ini pasangan ideal. Ada background  Sekda dan Polda. Luar biasa. Satunya paham perencanaan dan satunya lagi menjaga keamanan dan stabilitas Kalimantan Timur," ucap Prof Siti Zuhro.

Pasangan Cagub-Cawagub Kaltim, Rusmadi-Safaruddin, menghadiri acara Kupas Tuntas di studio TVRI Pusat, Kamis (7/6/2018).
Pasangan Cagub-Cawagub Kaltim, Rusmadi-Safaruddin, menghadiri acara Kupas Kandidat di studio TVRI Pusat, Kamis (7/6/2018). (IST)

Sebelum bertanya, di layar televisi ditampilkan Indeks Demokrasi tahun 2011-2016.

Ada 3 garis yang menunjukkan angka-angka terkait indeks aspek politik, hak-hak sipil dan menyangkut institusi demokrasi lokal.

Di situ terlihat adanya tren penurunan, yang menurut istilah Siti Zuhro kurang tinggi.

Angka indeks aspek institusi demokrasi lokal menunjukkan 60.36, padahal di daerah lain sudah 78 lebih.

"Tadi kita melihat indeks demokrasi di kaltim. Saya ingin bertanya, dalam konteks institusi demokrasi, tidak hanya DPRD tetapi birokrasi sebagai mesin penggerak pembangunan di Kalimantan Timur itu penting sekali. Dalam konteks itu saya ingin dijelaskan, bagaimana kinerja sesuai dengan tupoksi sebagai gubernur jika lulus nanti dalam menggerakkan institusi pemerintahan kapupaten dan kota-kota?," tanya Siti Zuhro.

Menjawab pertanyaan itu, Rusmadi mengatakan persoalan yang dihadapi selama ini adalah pembangunan oleh pemerintah provinsi dan pembangunan oleh pemerintahan kabupaten/kota.

Pembangunan itu bukan saja tanggung jawab pemerintah provinsi, tapi juga tanggung jawab pemerintahan kabupaten/kota. Tidak boleh jalan sendiri-sendiri.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help