Hujan Dua Jam, Simpang Lembuswana Samarinda Kembali Tergenang
Warga banyak yang memanfaatkan trotoar di seputaran Masjid Al Ma'ruf, untuk memerbaiki kendaraan roda dua mereka yang mogok.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga Samarinda harus kembali berjibaku melintasi banjir.
Sabtu (23/6/2018), Kota Tepian kembali diguyur hujan cukup deras sekitar dua jam. Akibatnya, sejumlah ruas jalan tergenang.
Seperti yang terjadi di Simpang Mal Lembuswana. Ratusan pengendara harus berjalan perlahan untuk melintasi banjir.
Pengendara yang kurang beruntung, harus mendorong motornya yang mogok sejauh puluhan meter untuk melewati genangan.
"Saya nggak berani lewat dulu. Nanti tunggu airnya agak turun. Dari pada dipaksakan nanti malah mogok," ujar Asri, salah seorang warga yang memilih memarkirkan sepeda motornya di pintu gerbang Masjid Al Ma'ruf, di Voorvo.
Baca juga:
6 Fakta Menarik Seputar Piala Dunia 2018, dari Pasukan Termurah hingga Pemain Paling Tua!
Kecelakaan Kapal Kembali Terjadi di Danau Toba, Fadli Zon Sorot Tajam dan Ungkap Sejumlah Data
Sejak 2017 Hingga April 2018, Inilah Jumlah Wisman yang Datang ke Kaltim
Kadispenad Minta Warga Proaktif Melapor Jika Ada Anggota TNI yang Tidak Netral
Sementara, beberapa pengendara lainnya memilih nekat melintas.
Warga banyak yang memanfaatkan trotoar di seputaran Masjid Al Ma'ruf, untuk memerbaiki kendaraan roda dua mereka yang mogok.
"Iya, ini diangkat dulu depannya (motor) supaya airnya keluar," ujar Victor.
Banjir masih menjadi masalah krusial bagi warga Samarinda.
Beberapa ruas langganan banjir di Kota Tepian yakni Simpang Mal Lembuswana, Simpang Sempaja, dan Jalan DI Pandjaitan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/banjir_20180623_203732.jpg)