Jumat, 15 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Jalan BJBJ Balikpapan Ditutup Total, Perbaikan Jalan Amblas Ditarget 3 Bulan

Jalan BJBJ Balikpapan resmi ditutup total akibat pergerakan tanah yang dinilai membahayakan

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/Ary Nindita Intan R S
PERBAIKAN JALAN AMBLAS - Simpang Jalan Nasional Syarifuddin Yoes-Jalan Letkol Pol Asnawi Arbain (BJBJ), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur ditutup total mulai Kamis (14/5/2026) untuk perbaikan permanen jalan amblas yang diperkirakan berlangsung hingga tiga bulan. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA) 

Ringkasan Berita:
  • Jalan BJBJ Balikpapan ditutup total mulai 14 Mei 2026.
  • BBPJN Kaltim mencatat penurunan tanah mencapai 28 sentimeter.
  • Perbaikan permanen diperkirakan berlangsung selama tiga bulan.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Simpang Jalan Nasional Syarifuddin Yoes–Jalan Letkol Pol Asnawi Arbain (BJBJ), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur telah resmi ditutup total mulai Kamis (14/5/2026).

Ruas jalan di lokasi tersebut tampak dibatasi pagar seng memanjang yang menutup sebagian akses jalan.

Sejumlah water barrier oranye dan rambu peringatan juga terpampang di badan jalan sebagai arahan pengendara lalu lintas.

PERBAIKAN JALAN - Kondisi jalan longsor yang berada di Jalan Syarifuddin Yoes, Kelurahan Sepingan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur Rabu (13/5/2026). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas sementara menyusul adanya pekerjaan perbaikan jalan akibat longsor. 
PERBAIKAN JALAN - Kondisi jalan longsor yang berada di Jalan Syarifuddin Yoes, Kelurahan Sepingan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur Rabu (13/5/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/Siti Zubaidah)

Penutupan ini guna memulai perbaikan permanen jalan amblas yang diperkirakan memakan waktu hingga tiga bulan lamanya.

Pergerakan Tanah Dinilai Membahayakan

Kepala Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Yudi Hardiana, menjelaskan bahwa langkah penutupan total diambil karena kondisi pergerakan tanah di lokasi tersebut sudah masuk kategori masif.

Baca juga: KKT Balikpapan Gelar Simulasi Ancaman Sabotase Kapal dan Keamanan Pelabuhan

Pihaknya memantau penurunan tanah mencapai 28 sentimeter dalam satu bulan terakhir.

Dengan pola rekahan kini sudah mencakup satu badan jalan dan terus meluas.

“Jika tidak segera ditangani, ini sangat membahayakan,” ujar Yudi kepada Tribunkaltim.co, Kamis (14/5/2026).

Ia mengatakan, penanganan permanen akan dilakukan di sepanjang sekitar 80 meter ruas jalan tersebut.

Dalam pengerjaannya, kontraktor akan memasang lebih dari 100 tiang pancang atau bor pile dengan kedalaman sekitar 4 meter.

Baca juga: Program Pemberdayaan Masyarakat, Pertamina Bangun Gazebo di Kelurahan Sepinggan Raya Balikpapan

Selain itu, proses perbaikan juga akan menggunakan teknologi mortar busa atau timbunan ringan guna mengurangi beban pada struktur tanah yang labil.

“Kami berupaya agar pengerjaan bisa rampung dalam waktu 2 hingga 3 bulan, agar jalur ini kembali aman dilalui masyarakat,” kata Yudi.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Ia menyampaikan, arus lalu lintas akan dialihkan sepenuhnya selama masa perbaikan berlangsung.

BBPJN Kaltim telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Balikpapan, Satlantas Polresta Balikpapan, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim untuk mengatur rekayasa jalan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved