Bripka Purnomo Rela Ngendong Nenek-nenek untuk Nyoblos di TPS
Bripka Purnomo, rela mengendong nenek jada tua untuk datang ke TPS menyalurkan aspirasinya ke TP (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) 2018.
LAMONGAN, KOMPAS.com - Seorang anggota Polsek Babat, Lamongan, Jawa Timur, Bripka Purnomo, rela mengantar seorang janda tua yang terkendala dengan kesehatannya, namun berkeinginan menyalurkan aspirasinya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) 2018.
Tanpa ragu, Bripka Purnomo langsung mendatangi kediaman lansia (lanjut usia) tersebut, yang diketahui bernama Sri Surtini (75), warga RT2/RW1 Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Lamongan, ketika dimintai pertolongan.
“Kebetulan saya Pospam (pos pengamanan) di situ, karena memang masuk wilayah saya. Kemudian ada Pak RT setempat yang kasih kabar, ada seorang warganya yang lansia ingin mencoblos tapi terkendala kesehatan," ujar Bripka Purnomo, Rabu (27/6/2018).

Baca: Mantan Jenderal Polisinya Nyalon, Polda Kaltim Jamin Tetap Netral
Baca: VIDEO- Gara-gara Mobil Teralang, Perwira Polisi Ngamuk Pukuli 7 Penjaga Pakai Helm Besi
Baca: Dilaporkan ke Polisi, Fahri Hamzah Bantah Tuduh Jokowi Himpun Fee Proyek
Berbekal informasi tersebut, Bripka Purnomo akhirnya mendatangi kediaman Sri bersama dengan Eko yang tak lain merupakan Pak RT setempat. Ternyata didapati, lansia tersebut tidak lagi mampu berjalan lantaran mengalami sakit stroke.
“Selain sudah tua, Mbah Sri itu mengalami sakit stroke sehingga tidak bisa berjalan. Mbah Sri kemudian bilang ingin mencoblos, makanya saya merasa terpanggil dan kemudian menggendong Mbah Sri ke TPS 01, sebab saya juga merasa khawatir dengan kondisinya. Karena selain menjaga keamanan, tugaspolisi itu kan mengayomi masyarakat,” lanjut dia.
Sri Surtini sendiri tercatat sebagai pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 di RT2/RW1 Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Lamongan.
Baca: Ada Serangan Fajar, Kepolisian Bakal Lakukan Operasi Tangkap Tangan
Baca: KPU Balikpapan Tuntaskan Distribusi Logistik Pilgub Bagi Tahanan Polisi dan Orang Sakit
Baca: Tanggapi Pernyataan Kapolri soal Netralitas Polisi, Hidayat Nur Wahid: Ditunggu Pembuktiannya!
Di usianya yang sudah lanjut, Mbah Sri masih ingin menyalurkan aspirasinya dalamPilkada Jatim kali ini.
“Alhamdulillah diterne Pak Polisi, dadi iso nyoblos. Matur nuwun Pak Polisi sampun purun ngeterne. (Alhamdulillah sudah diantarkan oleh Pak Polisi sehingga bisa ikut mencoblos. Terima kasih Pak Polisi sudah mau mengantar saya),” tutur Sri Surtini.
Purnomo sendiri menyatakan, tidak ada maksud apapun dalam menolong Mbah Sri, selain panggilan hati untuk menolong keinginan si mbah dalam menyalurkan aspirasinya dalam Pilkada Jatim 2018, yang diikuti pasangan calon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.(kompas.com)