Piala Dunia 2018
Tim Tango Lolos ke Babak 16 Besar, Messi: Kami Tak Pernah Berpikir Bisa Menderita Seperti Ini
Dirinya tercatat sebagai pemain satu-satunya yang sukses mencetak gol di Piala Dunia dalam 3 masa dalam hidupnya.
TRIBUNKALTIM.CO - Lionel Messi akhirnya buka suara usai Argentina lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Argentina memang sukses mengalahkan Nigeria dengan skor tipis 2-1, Rabu (27/6/2018).
Gol kemenangan tersebut dilesatkan oleh Lionel Messi di menit 14' dan Marcos Rojo 86'.
Padahal, La Albiceleste atau julukan Argentina, sempat diragukan bisa lolos ke babak selanjutnya.
Apalagi, sebelumnya mereka harus kalah telak dari Kroasia dengan skor 3-0.
Pada laga perdana, Argentina juga hanya mampu meraih skor imbang lawan Islandia dengan skor 1-1.
Setelah laga sengit tersebut berakhir, Messi mengaku sudah yakin akan memenangkan babak terakhir Grup D tersebut.
Meskipun, dirinya tak memungkiri perjalanan terjal yang harus dilalui oleh timnya.
"Itu adalah pertandingan yang sulit karena hasil sebelumnya dan banyak hal yang telah diucapkan," ujar Messi.
"Kami tahu itu akan sulit tapi untungnya kami meraih tujuan kami," jelasnya seperti dikutip TribunWow.com dari Metro.co.uk.
"Kami tidak pernah berpikir akan melalui penderitaan seperti ini. Kami sangat percaya diri bahwa kami mampu melewatinya dan untungnya itu menjadi kenyaataan," jelas Messi.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh suporter Argentina yang tak berhenti memberikan dukungan mereka.
"Kami tahu Tuhan bersama kami dan tidak akan membiarkan kami keluar. Aku berterima kasih pada semua fans yang hadir, untuk semua pengorbanan mereka dan semua orang di Argentina yang selalu bersama kami. Jersey tim nasional di atas segalanya," ungkapnya.
Lolosnya Argentina ke babak 16 besar juga membuat Messi memecahkan rekor baru di Piala Dunia.

Dirinya tercatat sebagai pemain satu-satunya yang sukses mencetak gol di Piala Dunia dalam 3 masa dalam hidupnya, yaitu masa belasan, 20an dan 30an.
Seperti diketahui, pemain 31 tahun itu debut di Piala Dunia saat berusia 19 tahun, tepatnya tahun 2006 silam saat Argentina melawan Serbia.