Banjir di Balikpapan
Tinggi Air Banjir hingga 1 Meter, Warga di Kawasan Batakan Minta Dievakuasi Tim SAR
Banjir melanda kawasan Timur Balikpapan dengan ketinggian sekitar 1 sampai 2 meter. Takut hujan terus mengguyur. Volume air bertambah.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Amalia Husnul A
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammas Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Banjir di kawasan Balikpapan Timur, Batakan, membuat warga panik. Sebagian besar rumah mereka terendam air, Minggu (1/7/2018).
Banjir melanda kawasan Timur Kota Balikpapan dengan ketinggian sekitar 1 sampai 2 meter. Takut hujan terus mengguyur. Volume air bertambah.
Warga melapor ke kantor Basarnas Balikpapan, meminta evakuasi.
Baca: Resmi Menikah dengan Almaratu Intan, Mantan Istri Caisar Unggah Tulisan Tentang Move On
Baca: Kalah dari Perancis, Sampaoli Ungkapkan Argentina Sudah Lakukan Semuanya untuk Messi
Baca: Hari Ini, Pemungutan Suara Ulang di 4 TPS, Ini Alasannya
"Kami terima informasi dari sejumlah warga. Di kawasan permukiman Batakan banjir. Butuh bantuan evakuasi," kata Kepala Kantor Pencarian & Pertolongan Kelas A Balikpapan Gusti Anwar melalui Kasie Ops Octavianto.
Belakangan diketahui, banyak warga yang membutuhkan evakuasi karena terjebak di rumah akibat banjir.
Tim SAR gabungan menuju lokasi banjir.

Baca: Kalahkan Portugal 2-1, Uruguay Bakal Tantang Perancis di Perempat Final
Baca: Hujan Deras sejak Dini Hari, Kawasan Jalan MT Haryono Banjir
Baca: Olahraga Perbatasan dengan Malaysia Dapat Sambutan dari Masyarakat Entikong
Mereka mengevakuasi sejumlah warga yang sedang sakit maupun lansia.
"Banyak rumah mereka terendam akibat banjir, hingga ketinggian banjir mencapai 2 meter," tuturnya.
Baca: Ledakan Granat Terjadi di Kantor Media Modus Aceh, CCTV Rekam Sosok Misterius Ini
Baca: Putra Marcella Zalianty Didiagnosa Gejala Tumor Otak, Begini Tanda-tandanya
Baca: Nadia Vega Mengaku Tersanjung Dapat Dukungan Suami Sultan Yaar Jorik Dozy
Dalam evakuasi warga tersebut, tim SAR menggunakan Rubber Boat atau perahu karet.
Mereka dibantu warga sekitar dan relawan serta unsur kedaruratan Balikpapan. (*)