Usai Pilgub, Tahapan Pileg 2019 Sudah Mulai Berjalan Tahun Ini

Seluruh berkas calon legislatif ini, kata Rita harus benar-benar lengkap sehari sebelum penetapan DCT

Usai Pilgub, Tahapan Pileg 2019 Sudah Mulai Berjalan Tahun Ini
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Ketua KPU Berau, Roby Maula berjanji akan melakukan evaluasi pelaksanaan Pilgub 2018 agar pelaksanaan Pileg 2019 bisa lebih baik, terutama dari segi partisipasi masyarakat. 

TRIBUNKALTIM.CO – Setelah mengelar Pemilihan Gubernur Kaltim 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, kini tengah bersiap menyambut Pemilihan Legislatif yang akan digelar tahun 2019 mendatang. Meski begitu, tahapan Pileg 2019 sudah mulai dilaksanakan tahun ini.

Komisioner KPU Berau, Rita Noratni mengatakan, sesuai dengan Peraturan KPU nomor 5/2016 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan umum 2019, telah memasuki pengumuman pengajuan daftar calon, mulai tanggal 1 hingga 3 Juli nanti.

Tahapan ini dilanjutkan dengan pengajuan daftar calon pada 4 hingga 17 Juli 2018.

Baca: Bocah Ini Mengaku Bersalah Suka Kencing dalam Lift, Dia Bersedia Membersihkan Lift Selama Sebulan

“Kemudian penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), ditetapkan pada 8 Agustus 2018 dan pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) pada 21 September 2018 yang juga sebagai batas akhir melengkapi berkas,” jelas Rita.

Seluruh berkas calon legislatif ini, kata Rita harus benar-benar lengkap sehari sebelum penetapan DCT. “Kalau sampai hari penetapan ada yang kurang, maka akan dicoret dari daftar calon,” tegasnya.

KPU, kata Rita akan mengumumkan nama-nama calon legislatif yang telah terdaftar, melalui media cetak maupun elektronik untuk mendapat tanggapan dari masyarakat.

“Jika sudah diumumkan dan ada informasi yang masuk dari masyarakat, ada calon legislatif yang bermasalah, akan menjadi catatan bagi kami,” paparnya.

Baca: Datangi Kantor Bawaslu, Gubernur Awang Faroek Laporkan Hal Ini

Khusus bagi calon legislatif dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), kata Rita, wajib menyertakan Surat Keputusan (SK) pengunduran diri atau pensiun. Demikian pula jika ada salah satu penyelenggara pemilu yang ikut, saat mendaftar sebagai calon legislatif, wajib menyertakan SK pengunduruan diri.

Sebelumnya, Ketua KPU Berau, Roby Maula berjanji akan melakukan evaluasi pelaksanaan Pilgub 2018 agar pelaksanaan Pileg 2019 bisa lebih baik, terutama dari segi partisipasi masyarakat. Seperti diketahui, dalam Pilgub tahun ini, partisipasi masyarakat masih sangat rendah.

Baca: Cerita Ketua Umum Apkasi Mardani Tak Lagi Bangga Menjadi Bupati, Pernah Pamit Undur Diri

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 146.389, hanya ada 78.199 suara yang masuk dalam kotak suara yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Berau. “Tentu ini (tingkat partisipasi masyarakat yang rendah) menjadi perhatian kita, untuk dievaluasi dan diperbai dalam pelaksanaan Pileg 2019 nanti,” ujarnya.
 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help