Kebakaran di Samarinda, Api Membesar saat Dahlia Mengupas Bawang
Tak sedikit, warga korban kebakaran tak sempat menyelamatkan harta bendanya, pasalnya api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya.
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Januar Alamijaya
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Musibah kebakaran kembali melanda warga Samarinda, belum 24 jam kebakaran di jalan Teuku Umar, kebakaran kembali terjadi di jalan Rapak Indah, RT 35, Sei Kunjang, Sabtu (7/7/2018).
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.30 Wita, pagi tadi. 7 bangunan rumah yang rata-rata terbuat dari kayu ludes terbakar.
Tak sedikit, warga korban kebakaran tak sempat menyelamatkan harta bendanya, pasalnya api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya.
Baca: Mantan Koruptor Akhirnya Diperbolehkan Daftar jadi Caleg
Dahlia (43), salah satu korban mengaku, saat kejadian itu dirinya tengah memasak guna menyiapkan santap makan siang bersama keluarganya.
Saat sedang mengupas bawang untuk bahan masakannya, dirinya dikejutkan dengan api yang sudah membesar di samping rumahnya.
"Saya lagi masak, lagi ngupas bawang, buat sambel untuk makan siang nanti. Ada yang teriak kebakaran, saya keluar api sudah menggulung-gulung di samping rumah," ucapnya, Sabtu (7/7/2018).
"Saat saya lihat api itu, saya masuk lagi, matikan kompor, saya juga sempat cabut elpiji, lalu selamatkan dokumen penting, yang lainya tidak sempat saya selamatkan," tambahnya.
Baca: Banyak Dapat Hujatan Setelah Dukung Jokowi, TGB Minta tak Gunakan Ayat Al-Quran Untuk Urusan Politik
Dirinya sendiri sempat mendengar bunyi ledakan, yang ia duga dari kendaraan roda dua yang juga ikut terbakar.
"Kebetulan suami saya anggota Balakarcana Unit Rapak Indah, tapi saat itu sedang tidak ada di rumah, jadi tidak bisa operasikan mesin," terangnya.
Beruntung, akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa meninggal maupun luka berat. Saat ini, 29 jiwa dari 8 kepala keluarga harus mengungsi terlebih dahulu.
Korban kebakaran juga membutuhkan bantuan diantaranya pakaian layak pakai, bahan makanan, seragam sekolah, alat tulis sekolah, dan keperluan pokok lainnya.
Baca: Nia Daniaty Disebut Punya Pacar Baru, Begini Tanggapan Farhat Abbas
"Sementara ini saya tinggal di rumah keluarga, dekat sini juga, kalau yang dibutuhkan yang utamanya seragam sekolah anak, karena banyak anak sekolah disini," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaran_20180707_150012.jpg)