Hak Angket DPRD Kaltim
Massa Keliling Datangi Kantor Parpol, Aliansi Rakyat Kaltim Desak Hak Angket Segera Dituntaskan
Massa keliling datangi kantor Parpol, Aliansi Rakyat Kaltim desak hak angket segera dituntaskan.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
Ringkasan Berita:
- Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kaltim menggelar aksi konvoi besar-besaran dengan mendatangi tujuh kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai politik di Kota Samarinda, Rabu (20/5/2026).
- Sejumlah jajaran pengurus parpol mengaku masih konsisten berada di barisan pendukung hak angket.
- Aksi akan berlanjut hari ini, massa akan mendatangi Kejaksaan Tinggi dan Kantor Gubernur Kaltim.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARIINDA - Eskalasi gerakan sipil di Kalimantan Timur kembali memanas.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kaltim menggelar aksi konvoi besar-besaran dengan mendatangi dan mengepung sedikitnya tujuh kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai politik di Kota Samarinda, Rabu (20/5/2026).
Aksi tersebut menjadi bentuk tekanan politik sekaligus penagihan janji kepada para wakil rakyat di DPRD Kaltim terkait realisasi hak angket yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Baca juga: Usai Dikepung Massa, Ini Sikap 5 Parpol di Samarinda Terkait Hak Angket
Konvoi massa dimulai dari Gedung Olahraga (GOR) 27 September Universitas Mulawarman (Unmul).
Dengan membawa atribut organisasi, bendera aliansi, hingga mobil komando, massa bergerak menyusuri sejumlah ruas utama Kota Tepian.
Kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltim di Jalan M Yamin menjadi titik pertama yang disambangi massa.
Di hadapan peserta aksi, Sekretaris Umum DPW PKS Kaltim periode 2025–2030, Wasis Riyanto, menegaskan bahwa partainya tetap berada pada posisi mendukung hak angket.
“Kami tidak ada perubahan sikap. Hingga sejauh ini kami tetap konsisten mendukung hak angket dan tidak akan mencabut suara soal itu,” tegas Wasis.
Dari kantor PKS, massa kemudian bergerak maraton menuju kantor NasDem di Jalan Wahid Hasyim II, PDI Perjuangan di Jalan AWS, Gerindra di Jalan Kadrie Oening, PPP di Jalan Ir H Juanda, PAN di Jalan Teuku Umar, Golkar di Jalan Mulawarman, hingga kantor PKB dan Demokrat di Jalan Bhayangkara.
Humas Aliansi Rakyat Kaltim, Bella Monica, menyebut aksi keliling kota sengaja dilakukan untuk menunjukkan bahwa tekanan publik terhadap hak angket bukan gertakan sesaat.
“Kami ingin memperlihatkan kepada Pemprov Kaltim bahwa masyarakat benar-benar serius mengawal hak angket ini,” ujarnya.
Menurut Bella, sikap DPRD Kaltim saat ini masih dianggap abu-abu meski sebelumnya tujuh fraksi telah menandatangani pakta integritas terkait hak angket pada 21 April 2026 lalu.
“Kalau memang berpihak kepada rakyat, harusnya cepat dilaksanakan,” katanya.
Puncak aksi terjadi saat massa tiba di Simpang Empat Lembuswana sekitar pukul 18.00 WITA.
Baca juga: 3 Alasan Pendemo Kepung Markas 7 Parpol di Samarinda, Buntut Hak Angket DPRD Pasca-demo 21 April
Kawasan yang menjadi salah satu urat nadi lalu lintas Samarinda itu langsung dipadati peserta aksi.
| 5 Fakta Markas Parpol di Samarinda Didemo, Pengurus Partai Beri Jawaban ke Pengunjuk Rasa |
|
|---|
| Usai Dikepung Massa, Ini Sikap 5 Parpol di Samarinda Terkait Hak Angket |
|
|---|
| Usai Geruduk 7 Kantor Parpol, Aliansi Rakyat Kaltim Bakar Ban di Simpang Lembuswana Samarinda |
|
|---|
| Aksi Unjuk Rasa Besok, Massa akan Kembali Datangi Kantor Gubernur Kaltim, Polisi Kawal Ketat |
|
|---|
| 3 Alasan Pendemo Kepung Markas 7 Parpol di Samarinda, Buntut Hak Angket DPRD Pasca-demo 21 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260521_Hak-Angket-DPRD-Kaltim-halaman-1.jpg)